Konten dari Pengguna

Surat Ar Rahman Ayat 33 dan Tafsirnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Al Qur'an, Foto: Dok. Pinterest
zoom-in-whitePerbesar
Al Qur'an, Foto: Dok. Pinterest

Surat Ar Rahman ayat 33 merupakan ayat yang memotivasi manusia untuk menuntut ilmu dan mengembangkan teknologi. Ar Rahman adalah surat Makiyyah. Ar Rahman juga merupakan salah satu sifat Allah SWT yang artinya Maha Pemurah. Nama Ar Rahman diambil dari ayat pertama surat ini. Ar Rahman juga disebut dengan ‘Aruusul Qur’an atau pengantin Qur’an. Berikut Surat Ar Rahman ayat 33 beserta tafsirnya lengkap dengan terjemahan.

Bacaan Surat Ar Rahman Ayat 33 dan Artinya

يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ تَنْفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانْفُذُوا لَا تَنْفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ

Yaa ma’syaraol jinni wal insi inistatho’tum an tanfudzuu min aqthooris samaawaati wal ardhi fanfudzuu, laa tanfudzuuna illaa bisulthoon

Artinya:

"Hai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus(melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan."

Tafsir Surat Ar Rahman Ayat 33

Ayat ini memiliki tafsir berupa seruan yang ditujukan kepada jin dan manusia. Dalam ayat ini, jin disebutkan lebih dulu dari manusia, karena jin memiliki kekampuan lebih besar dalam mengarungi angkasa. “Jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumu, maka lintasilah."

Terdapat tiga pendapat mengenai ayat ini. Pertama berkaitan dengan ketidak mampuan manusia lari dari takdir Allah. Kedua, berkaitan dengan keadaan di hari kiamat nanti, terutama di yaumul mahsyar dan yang terakhir berkaitan dengan kemampuan manusia menjelajah ruang angkasa. “kamu tidak dapat menembuasnya kecuali dengan kekuatan” kata sulthan dalam ayat ini maksudnya adalah kekuatan dan tidak ada yang memilki kekuatan kecuali Sang Pemilik Kekuatan.

Menurut Sayyid Qutb, ayat ini terkait pembalasan Allah kepada jin dan manusia. Allah menantang keduanya untuk menembus melintasi penjuru langit dan bumi. Jin dan manusia tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan Allah SWT. (RYFA)