Susunan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam karya ilmiah, susunan daftar pustaka memiliki peran yang sangat penting. Daftar pustaka bukan hanya sekadar pelengkap, tetapi juga menjadi bukti bahwa data yang digunakan penulis berasal dari sumber yang kredibel.
Selain itu, daftar pustaka menunjukkan penghormatan kepada penulis atau peneliti sebelumnya serta membantu pembaca untuk menelusuri sumber-sumber yang digunakan. Oleh karena itu, menyusun daftar pustaka dengan baik dan benar menjadi keharusan dalam penulisan.
Susunan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar Secara Umum
Mengutip dari buku Strategi Penyusunan dan Publikasi Artikel Ilmiah, Nuryanti Taufik, Faizal Haris Eko Prabowo, (2022), daftar pustaka adalah susunan yang berisi semua kutipan berasala dari buku atau tulisan yang menjadi rujukan dalam penulisan.
Adapun susunan daftar pustaka yang baik dan benar, sebagai berikut.
1. Buku
Smith, John. (2020). Innovation in Education. Cambridge University Press, London.
2. Artikel Jurnal
Muhammed, Jane. (2021). "The Effects of Digital Learning on Students' Performance." Journal of Modern Psychology, Vol. 15, No. 3, pp. 45–67.
Tata Cara Penulisan Daftar Pustaka
Daftar pustaka bisa dibuat dengan tata cara penulisan tertentu pada bagian-bagiannya. Berikut uraiannya.
1. Nama Penulis
Ditulis dengan format nama belakang diikuti koma (,) dan nama depan/middle name (jika ada).
Contoh: Smith, Muhammed.
2. Tahun Terbit
Dicantumkan setelah nama penulis, diapit tanda kurung, untuk menunjukkan kapan karya diterbitkan.
Contoh: (2020).
3. Judul Buku/Artikel yang Dirujuk
Ditulis secara lengkap, dengan format italic untuk buku dan tanda kutip untuk artikel. Judul harus persis seperti sumber asli.
Contoh: Innovation in Education atau "Understanding Behavioral Science."
4. Nama Penerbit
Untuk buku, tuliskan nama penerbit. Untuk jurnal, cantumkan nama jurnal tempat artikel diterbitkan.
Contoh: Cambridge University Press atau Journal of Modern Psychology.
5. Tempat/Keterangan Penerbitan
Tempat terbit buku dicantumkan, sedangkan untuk jurnal atau artikel, sertakan volume dan nomor edisi.
Contoh: London atau Vol. 15, No. 3.
6. Nomor Halaman (opsional)
Jika mengutip bagian tertentu dari volume multi-sumber, nomor halaman wajib dicantumkan.
Contoh: pp. 45–67.
Baca juga: Cara Membuat Daftar Isi di Google Docs yang Bikin Kerja Kelompok Makin Mudah
Dengan mengikuti susunan daftar pustaka dan tata caranya, penulisan bisa terlihat rapi dan memenuhi standar ilmiah. Penulisan daftar pustaka yang benar tidak hanya memperkuat keabsahan karya, tetapi juga memudahkan pembaca dalam memahami sumber informasi. (RIZ)
