Susunan Tata Nama Senyawa Alkana dalam Kimia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu kimia, terdapat berbagai nama senyawa yang perlu Anda ketahui. Salah satunya adalah senyawa hidrokarbon alifatik yang dapat menghasilkan golongan alkana. Bagi Anda yang belum tahu, alkane merupakan senyawa hidrokarbon jenuh. Sama seperti senyawa dalam kimia lainnya, alkane juga memiliki susunan tata namanya sendiri. Bagi Anda yang penasaran dengan susunan tata nama senyawa alkana dalam kimia, simak artikel ini sampai akhir.
Susunan Tata Nama Senyawa Alkana dalam Kimia
Secara umum, susunan senyawa hidrokarbon terdiri dari unsur atom hidrogen (H) dan karbon (C) sehingga didapat rumus kimia CxHy, di mana x dan y merupakan golongan hidrokarbon. Adapun alkana sendiri merupakan senyawa hidrokarbon yang rantai karbonnya paling sederhana. Sebagai golongan senyawa hidrokrabon jenuh, maka seluruh ikatan pada atom karbon alkana bersifat tunggal.
Nah, susunan tata nama senyawa alkana dalam kimia mengutip dari laman Sumber Belajar Kemdikbud adalah sebagai berikut.
CH3-CH2-CH2-CH3 : n-butana
CH3-CH2-CH2-CH2-CH3 : n-pentana
Dari aturan tata nama tersebut, maka untuk alkana ranai panjang tata namanya harus mengikuti aturan berikut ini.
Rantai utama diambil dari rantai karbon terpanjang.
Pemberian nomor pada rantai terpanjang diawali dari ujung yang terdekat dengan cabang.
Cabang merupakan gugur alkil. Perlu diketahui bahwa nama alkil sama dengan alkana yang jumlah atom c adalah sama. Hanya saja bagian akhiran –ana diganti mnejadi il.
Untuk Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang contoh dari senyawa alkana yang lain, simak beberapa diantaranya berikut ini.
Metana (CH4)
Etana (C2H6)
Propena (C3H8)
Butana (C4H10)
Pentana (C5H12)
Heksana (C6H14)
Heptana (C7H16)
Oktana (C8H18)
Nonana (C9H20)
Dekana (C10H22)
Selain itu, perlu dipahami juga bahwa sifat senyawa alkana tidak leleh atau didih, mudah larut jika berada di dalam pelarut non polar, bisa menghasilkan gas karbondioksida dan uap energi saat dibakar, bereaksi dengan substansi halogen, serta dapat mengalami eliminasi.
Itu dia penjelasan singkat tentang susunan tata nama senyawa alkana dalam kimia yang menarik untuk dipelajari. Semoga bermanfaat untuk Anda, ya. (Anne)
