Syarat Adanya Interaksi Sosial dalam Kehidupan Manusia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia merupakan makhluk sosial yang dalam kesehariannya akan selalu berinteraksi dengan orang lain. Interaksi yang terjadi setiap hari tidak hanya membahas hal-hal yang sifatnya penting, tapi terkadang interaksi sosial antar manusia terjadi dengan topik yang ringan bahkan terkesan bercanda. Dalam sebuah interaksi sosial ada syaratnya. Syarat adanya interaksi sosial adalah kontak sosial yang terjadi karena bertemunya dua pihak atau lebih secara fisik, baik tanpa alat (langsung) maupun dengan alat, berikut ulasannya.
Pengertian Interaksi Sosial
Mari kita mulai pembahasan mengenai interaksi sosial dari pembahasan pengertiannya, dikutip dari buku Sosiologi karya Tim Mitra Guru, (Esis) dijelaskan bahwa pengertian dari interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antar perorangan dan kelompok manusia.
Apabila dua orang bertemu, interaksi sosial dimulai pada saat itu. Mereka saling menegur, berjabat tangan, berbincang-bincang, bahkan berselisih. Aktivitas-aktivitas semacam itu merupakan interaksi sosial.
Ciri Interaksi Sosial
Ada beberapa ciri interaksi sosial, diantaranya adalah sebagai berikut:
Jumlah pelaku lebih dari seorang bahkan lebih
Adanya komunikasi diantara para pelaku dengan menggunakan simbol-simbol.
Adanya tujuan-tujuan tertentu, terlepas dari sama atau tidak sama dengan yang diperkirakan oleh para pengamat.
Syarat Interaksi Sosial
Setelah mengetahui pengertian dan ciri interaksi sosial, selanjutnya kita bahas mengenai syarat dari interaksi sosial. Seperti disinggung di atas bahwa salah salah satu syarat adanya interaksi sosial adalah kontak sosial yang terjadi karena bertemunya dua pihak atau lebih secara fisik, baik tanpa alat (langsung) maupun dengan alat.
Kontak sosial sendiri tidak hanya interaksi melalui tatap muka saja namun adapun melakukan kontak tanpa bertemu langsung seperti informasi melalui, radio, telepon bahkan surat elektronik ini termasuk interaksi sosial yang sudah berkembang di kemajuan zaman.
Dalam ilmu sosiologi kontak sosial dibagi menjadi dua, yaitu kontak sosial yang bersifat primer dan kontak sosial yang bersifat sekunder. Kontak sosial yang sifatnya primer adalah kontak sosial yang terjadi secara langsung seperti bertatap muka.
Sementara itu kontak sosial yang bersifat sekunder adalah kontak sosial yang terjadi secara tidak langsung atau menggunakan media penghubung seperti telepon, surat elektronik bahkan melalui pesan media sosial.
Demikian adalah pembahasan mengenai syarat interaksi sosial yang salah satunya adalah kontak sosial. (WWN)
