Konten dari Pengguna

Syarat Kimia untuk Pengelolaan Air yang Baik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://unsplash.com/@da_sikka_x - pengelolaan air salah satunya harus memenuhi syarat kimia yaitu
zoom-in-whitePerbesar
https://unsplash.com/@da_sikka_x - pengelolaan air salah satunya harus memenuhi syarat kimia yaitu

Pengelolaan air salah satunya harus memenuhi syarat kimia yaitu kadar pH air yang sesuai. Mengutip buku Analisis Kualitas Lingkungan, M. Ikhtiar (2017), air merupakan zat yang memiliki banyak sekali manfaat untuk menunjang kebutuhan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya, seperti untuk minum, mandi, mencuci piring, mencuci baju, pengairan sawah, dan masih banyak lagi. Tanpa adanya air yang bersih dan layak pakai, kelangsungan hidup manusia dapat terganggu.

Syarat Pengelolaan Air dengan Parameter Kimia

Seperti yang sudah disebutkan tadi, pengelolaan air salah satunya harus memenuhi syarat kimia yaitu kadar pH air yang sesuai. Apa yang dimaksud dengan syarat kimia tersebut? Syarat atau parameter kimia merupakan parameter yang digunakan untuk mengukur adanya reaksi kimia di air, contohnya seperti pertukaran ion yang larut di dalam air.

Syarat kimia merupakan salah satu syarat penting dalam pengelolaan air. Air minum yang higienis seharusnya mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti zat besi, krorida, dan mangan. Kadar kandungan zat-zat tersebut harus dalam takaran yang tepat, tidak berlebihan dan tidak kekurangan.

https://unsplash.com/@bluewaterglobe

Syarat Kimia Pengelolaan Air

Beberapa syarat kimia dalam pengelolaan air yang tepat, yaitu:

- Memiliki BOD dan COD rendah

BOD adalah pengukuran pendekatan jumlah biokimia yang terdegradaasi di perairan. Sedangkan COD (Chemical Oxygen Demand) merupakan jumlah kebutuhan senyawa kimia terhadap oksigen untuk mengurai bahan organik.

- Memiliki kadar DO yang tinggi

DO (Dissolved Oxygen / Oxygen Demand) adalah kandungan oksigen yang terlarut didalam air sebagai parameter untuk mengukur kualitas air.

- Memiliki pH air antara 6,5 – 9,2

- Tidak mengandung zat kimia seperti merkuri maupun raksa

Pentingnya Syarat Kimia dalam Pengelolaan Air

Syarat kimia ditetapkan dalam pengelolaan air, karena memang memegang peranan yang cukup penting. Jangan sampai, air yang kita gunakan dan konsumsi sehari-hari terkena zat polutan.

Polusi atau pencemaran air dapat disebabkan oleh beberapa jenis pencemar atau polutan sebagai berikut:

  1. Pembuangan limbah industri, sisa insektisida, dan pembuangan sampah domestik contohnya detergen.

  2. Sampah organik yang dibusukkan oleh bakteri menyebabkan kadar oksigen di air berkurang.

  3. Fosfat hasil pembusukan bersama pupuk pertanian terakumulasi dan menyebabkan eutrofikasi, yaitu penimbunan mineral yang menyebabkan pertumbuhan yang cepat pada alga (Blooming alga).

  4. Banyaknya organisme mati menyebabkan pembusukan sehingga kadar karbondioksida air bertambah.

Pencemaran air inilah yang ditakutkan akan sangat mempengaruhi pada kualitas air yang dikonsumsi oleh manusia atau makhluk hidup lainnya sehari-hari. Lantaran itulah, pengelolaan air salah satunya harus memenuhi syarat kimia yaitu yang sudah sempat disebutkan tadi. (DNR)