Konten dari Pengguna

Syarat Minimal SKS untuk Pengajuan Skripsi atau Tugas Akhir

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi minimal SKS untuk skripsi. Sumber: www.unsplash.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi minimal SKS untuk skripsi. Sumber: www.unsplash.com.

Skripsi merupakan mata kuliah terakhir yang diambil mahasiswa untuk lulus program sarjana atau S1. Ada minimal SKS untuk skripsi yang sudah harus diselesaikan. Jumlah minimal SKS ini kebanyakan sama di berbagai perguruan tinggi, namun ada pula yang sedikit berbeda.

Skripsi atau Tugas Akhir (TA) merupakan mata kuliah berbobot 6 SKS yang paling menguras pikiran, tenaga dan mental. Sebenarnya tak semua perguruan mewajibkan mahasiswa mengambilnya. Ada yang menawarkan pengganti skripsi berupa mata kuliah pengganti, penelitian, kewirausahaan dan sebagainya.

Baca juga: Contoh Penulisan Judul Skripsi yang Benar

Syarat Minimal SKS untuk Skripsi di 5 PTN

Syarat minimal SKS (Sistem Kredit Semester) untuk skripsi ini umumnya dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Minimal SKS ketika mendaftar mata kuliah skripsi

  2. Minimal SKS ketika mendaftar untuk ujian skripsi

Skripsi itu butuh proses yang memakan waktu serta melibatkan penyusunan dan bimbingan. Karena itu, ketika mendaftar mata kuliah skripsi, mahasiswa bisa mengambil mata kuliah lain juga. Tapi ketika skripsi sudah selesai disusun dan siap diuji, mahasiswa harus sudah menyelesaikan seluruh SKS untuk menjadi sarjana, kecuali SKS untuk mata kuliah skripsi tersebut. Rata-rata lulusan S1 di Indonesia harus menyelesaikan total 144-158 SKS.

Berikut daftar minimal SKS untuk skripsi di 5 PTN yang dikutip dari laman resmi masing-masing:

  1. Prodi Manajemen Universitas Negeri Semarang (www.manajemen.unnes.ac.id): ujian 130 SKS.

  2. Departemen Fisika Universitas Diponegoro (www.fisika.fsm.undip.ac.id): pendaftaran 120 SKS, ujian 138 SKS.

  3. Prodi Agronomi Universitas Jember (www.agronomi.faperta.unej.ac.id): pendaftaran 120 SKS, ujian 138 SKS.

  4. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Pendidikan Indonesia (www.fpbs.upi.edu): pendaftaran 105 SKS

  5. Prodi Statistika Universitas Brawijaya (www.statistika.ub.ac.id): pendaftaran 120 SKS, ujian 138 SKS.

Syarat Tambahan untuk Skripsi di Berbagai Perguruan Tinggi

Ilustrasi minimal SKS untuk skripsi. Sumber: www.unsplash.com.

Selain syarat SKS yang hampir sama di berbagai perguruan tinggi di atas, masih ada beberapa syarat lain sesuai kebijakan masing-masing prodi dan perguruan tinggi, antara lain:

  1. Syarat administrasi berupa pengisian formulir, penyerahan pasfoto, transkrip nilai serta berbagai persetujuan atau tanda tangan dari dosen pembimbing skripsi dan pengujinya.

  2. Tidak ada nilai E.

  3. Persentase maksimal nilai D.

  4. IPK minimal 2,0. Adapula IPK minimal 2,5, misalnya di UPI.

  5. Skor TOEFL. Ada yang minimal 400, ada pula yang minimal 450.

  6. Telah menyelesaikan PKL (Praktik Kuliah Lapangan) atau magang dan KKN (Kuliah Kerja Nyata).

  7. Tidak memiliki tunggakan UKT (Uang Kuliah Tunggal) Syarat minimal SKS untuk skripsi ini harus diperhatikan dan dikelola mahasiswa sejak awal kuliah jika ingin lulus sarjana atau S1 tepat waktu. (LUS)