Syarat Sah Penyembelihan Hewan Kurban dalam Pandangan Islam, Muslim Perlu Tahu

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Syarat sah penyembelihan hewan kurban merupakan pemahaman penting bagi setiap pemeluk agama Islam. Pemeluk agama Islam perlu memahami syarat tersebut karena kurban memiliki kaitan dengan amal ibadah serta kehalalan daging.
Syarat sah dalam penyembelihan hewan kurban mencakup banyak aspek. Tiga di antaranya adalah hewan kurban, penyembelih, serta cara menyembelih harus sesuai dengan syariat Islam.
Syarat Sah Penyembelihan Hewan Kurban, Pemeluk Islam Perlu Tahu
Islam menganjurkan pemeluknya untuk melaksanakan kurban pada momen Iduladha. Waktu untuk menyembelih hewan kurban adalah setelah selesai salat Iduladha pada 10 Zulhijah, tanggal 11, 12, atau 13 Zulhijah.
Selain memuat ketentuan waktu, Islam juga menjelaskan tentang syarat sah penyembelihan hewan kurban. Berikut ini adalah ragam syarat menyembelih hewan kurban yang mencakup syarat hewan, penyembelih, dan cara menyembelih.
1. Syarat Hewan Kurban
Hewan kurban dapat mencakup kambing, domba, sapi, atau unta. Selain memiliki jenis yang spesifik, hewan tersebut juga harus memenuhi syarat hewan kurban.
Dikutip dari buku Fikih untuk Kelas V MI, Wahyudin, dkk. (2008: 66), hewan yang sah untuk dikurbankan adalah binatang yang tidak cacat, seperti buta, pincang, sangat kurus, putus telinga atau ekornya, dan terlalu tua.
Intinya adalah hewan kurban harus sehat (tidak cacat atau kurang sedikit pun) serta cukup umur. Beberapa ketentuan umur hewan kurban, yaitu:
Domba sudah berumur satu tahun lebih atau sudah berganti gigi.
Kambing sudah berumur dua tahun lebih.
Sapi sudah berumur dua tahun lebih.
Unta sudah berumur lima tahun lebih.
2. Syarat Penyembelih Kurban
Islam juga menjelaskan ketentuan tentang syarat penyembelih kurban. Dikutip dari buku berjudul Buku Saku Panduan Praktis Ibadah Kurban, Arif (2019: 5), syarat penyembelih hewan kurban, yaitu:
Beragama Islam.
Berbadan dan berjiwa sehat.
Taat menjalankan ibadah wajib.
Akil balig.
Mempunyai pengetahuan dan keterampilan hewan sesuai dengan syariat Islam.
3. Cara Menyembelih Kurban
Walaupun kurban melibatkan tindakan penyembelihan terhadap hewan, Islam mengajarkan untuk menyembelih secara tepat agar tidak menyakiti hewan. Selain itu, ajaran tersebut juga memiliki kaitan dengan kehalalan hewan.
Beberapa contoh cara menyembelih hewan kurban menurut pandangan Islam, yaitu:
Harus menggunakan pisau yang sangat tajam supaya mudah memotong dengan sempurna dan tidak menyiksa hewan.
Penyembelih harus sesuai dengan kriteria atau syarat sah dalam ajaran Islam
Tidak mengasah pisau di hadapan hewan.
Menghadapkan hewan ke arah kiblat.
Mengucapkan nama Allah, “Bismillah Allahu Akbar” dan doa berkurban.
Menyembelih secara sempurna dan cepat, yakni memutuskan tenggorokan, kerongkongan, serta pembuluh darah.
Tidak mematahkan leher dan kepala ketika darah masih mengalir.
Pemotongan dan pengulitan hewan dilakukan ketika hewan sudah benar-benar mati.
Baca juga: Umur Minimal Kambing Bisa untuk Kurban, Cek Faktanya agar Kurban Sah
Walaupun syarat sah penyembelihan hewan kurban tampak kompleks, umat muslim yang mampu tetap perlu melaksanakan kurban. Muslim dapat meminta penjelasan dan pendampingan seputar kurban secara detail kepada ustaz. Wallahu a’lam bishawab. (AA)
