Konten dari Pengguna

Syarat Sah Sebuah Lemparan dalam Olahraga Lempar Lembing

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Lempar Lembing, Sebuah Lemparan akan Dinyatakan Sah Apabila, Foto Pixabay Domeckopol
zoom-in-whitePerbesar
Dalam Lempar Lembing, Sebuah Lemparan akan Dinyatakan Sah Apabila, Foto Pixabay Domeckopol

Olahraga merupakan aktivitas yang menyehatkan dan kerap dijadikan kompetisi. Contohnya adalah perlombaan lempar lembing. Namun harus diperhatikan bahwa dalam lempar lembing, sebuah lemparan akan dinyatakan sah apabila telah menancap atau menggores area pendaratan.

Namun, apa itu lempar lembing? Menurut buku Ensiklopedi Olahraga 2: Olahraga Atletik oleh Atma Endris, dkk (2017:57), lempar lembing adalah salah satu nomor lempar dalam cabang olahraga atletik. Medianya berupa lembing, yaitu sejenis tombak, tapi lebih ringan dan kecil.

Sudah paham apa itu lempar lembing? Ayo kita membahas syarat sah lemparan dalam artikel ini.

Dalam Olahraga Lempar Lembing, Sebuah Lemparan akan Dinyatakan Sah Apabila Apa?

Seperti yang sudah disinggung di paragraf sebelumnya, syarat sah sebuah lemparan dalam olahraga lempar lembing adalah menggores atau menancap pada area pendaratan yang sudah ditentukan oleh panitia perlombaan dan sesuai dengan peraturan yang ada.

Dalam Lempar Lembing, Sebuah Lemparan akan Dinyatakan Sah Apabila, Foto Pixabay Ianwakefield

Namun, bagaimana seorang atlet bisa melakukannya? Berikut tahap-tahap lempar lembing hingga bisa dinyatakan sah:

  1. Panitia akan meletakkan tanda dengan jarak sekitar lima langkah dari titik pelemparan

  2. Seorang atlet akan memegang lembing yang berada di atas bahu dan sejajar kepala

  3. Ia akan menekuk lengannya sehingga siku akan mengarah ke depan dan tangan menghadap ke atas saat membawa lembing

  4. Lalu, ia akan berlari dengan menahan kecepatan

  5. Pandangan tetap fokus ke depan ke arah target

  6. Atlet akan menurunkan bagian belakang lembing dengan mendekatkan lembing ke kepala dan ujung lembing akan sejajar dengan alis

  7. Kemudian, ia akan memposisikan kaki kiri sehingga berada di kaki kanan

  8. Setelah itu, ia akan mendorong lengan yang membawa lembing ke atas depan sehingga lembing bisa terlempar dengan baik dan menggores atau menancap area pendaratan

Meskipun terlihat mudah, namun sebenarnya atlet akan membutuhkan latihan agar bisa melempar lembing dengan baik. Selain itu, atlet juga perlu pemanasan agar tidak mudah cedera.

Jadi, lemparan dalam lempar lembing akan dinyatakan sah apabila menggores atau menancap area pendaratan. Demikian penjelasan singkatnya beserta cara melempar lembing itu sendiri. Apakah kamu tertarik mencoba salah satu cabang atletik ini? (LOV)