Konten dari Pengguna

Tafsir Surat Ad Dhuha Ayat 5 Lengkap dengan Bacaannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Membaca Surat Ad Dhuha, Foto: Dok. Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Membaca Surat Ad Dhuha, Foto: Dok. Unsplash

Surat Ad dhuha merupakan salah satu surat dalam Alquran yang memiliki keistimewaan. Merujuk pada buku Tafsir Al Misbah karya M. Quraish Shihab (2002:303), para ulama menyepakati bahwa Surat Ad Dhuha merupakan surat yang turun sebelum Rasulullah SAW berangkat hijrah ke Madinah.

Seperti surat-surat lain dalam Alquran, surat Ad Dhuha memiliki asbabun nuzul yang luar biasa. Kala itu, Rasulullah SAW sedang bimbang karena Allah SWT tidak lagi menurunkan wahyu kepadanya. Hal tersebut mengakibatkan Rasulullah SAW dicemooh oleh kaum kafir Quraisy.

Setiap ayat dalam surat Ad Dhuha memiliki tafsir. Berikut adalah tafsir surat Ad Dhuha ayat ke-5.

Tafsir Ayat ke-5 Surat Ad Dhuha

Ayat kelima dari surat Ad Dhuha berbunyi sebagai berikut:

وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى

Artinya:

“Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.”

Dalam Tafsir Al Jalalain disebutkan bahawa (Dan kelak Rabbmu pasti memberimu) di akhirat berupa kebaikan-kebaikan yang berlimpah ruah (lalu kamu menjadi puas) dengan pemberian itu.

Maka Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut; “Kalau begitu mana mungkin aku puas, sedangkan seseorang di antara umatku masih berada di neraka.” Sampai di sini selesailah Jawab Qasam, yaitu dengan kedua kalimat yang dinisbatkan sesudah dua kalimat yang dinafikan.

Sementara itu, dalam tafsir Alquran Al-‘Azhim, Ibnu Katsir rahimahumullah berkata bahwa di negeri akhirat, Allah SWT memberi ada Muhammad karunia sampai ia ridha pada umatnya. Salah satu hal yang diberikan adalah karamah, yang termasuk sungai Al-Kautsar.

Bentuk karunia pada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah anggota keluarganya tidak ada yang dimasukkan dalam neraka. Demikian yang dikatakan oleh As-Sudi, dari Ibnu ‘Abbas sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim.

Surat Ad Dhuha dalam Bahasa Arab dan Artinya

Berikut adalah bacaan surat Ad Dhuha dalam bahasa Arab dan Artinya:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

وَالضُّحَى (1) وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى (2) مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى (3) وَلَلْآَخِرَةُ خَيْرٌ لَكَ مِنَ الْأُولَى (4) وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَى (5) أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآَوَى (6) وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَى (7) وَوَجَدَكَ عَائِلًا فَأَغْنَى (8) فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ (9) وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ (10) وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ (11)

Artinya:

  1. Demi waktu matahari sepenggalahan naik.

  2. Dan demi malam apabila telah sunyi.

  3. Rabbmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu.

  4. Dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu daripada permulaan.

  5. Dan kelak pasti Rabbmu memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.

  6. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim lalu Dia melindungimu?

  7. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung lalu Dia memberikan petunjuk?

  8. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan lalu Dia memberikan kecukupan?

  9. Adapun terhadap anak yatim, maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang!

  10. Dan terhadap orang yang minta-minta, maka janganlah kamu menghardiknya!

  11. Dan terhadap nikmat Rabbmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).

(RYFA)