News
·
15 Maret 2021 18:41

Tafsir Surat Ad Dhuha Ayat 9 Sampai 11

Konten ini diproduksi oleh Berita Terkini
Tafsir Surat Ad Dhuha Ayat 9 Sampai 11 (9372)
Ilustrasi tafsir surat Ad Dhuha. Sumber: Unsplash
Surat Ad Dhuha merupakan surat ke-93 di Juz 30 dalam alquran yang termasuk surat Makkiyah atau diturunkan di kota Mekkah. Sebagai bagian dari Juz Amma, surat Ad Dhuha termasuk bacan surat pendek yang hanya terdiri dari 11 ayat. Sama seperti isi firman Allah lainnya, tafsir surat Ad Dhuha sendiri mengandung beberapa larangan serta perintah tertentu bagi umat muslim.
ADVERTISEMENT
Alquran merupakan pedoman hidup yang berisi banyak petunjuk bagi umat muslim untuk melakukan berbagai hal sesuai dengan perintah yang harus dipatuhi ataupun larangan Allah yang harus kita hindari. Sama halnya dengan tafsir surat Ad Dhuha khusunya dalam ayat 9 hingga ayat 11 yang terkandung beberapa larangan Allah dan perintah-Nya terhadap umat muslim yang beriman.

Tafsir Surat Ad Dhuha Ayat 9 Sampai 11 Mengadung Larangan Sampai Perintah Allah

Melansir dari Muqaddimah Al-Quran dan Terjemahnya (1971) oleh Soenarjo, tafsir surat Ad Dhuha ayat 9 dan 10 mengandung larangan Allah SWT terhadap umat muslim agar tidak menghardik anak yatim ataupun berlaku semena-mena terhadap orang lain. Pada dasarnya larang ini sendiri telah disebutkan dengan jelas oleh Allah dalam bunyi ayat tersebut. Adapun bunyi terjemahan ayat 9-10 yang berisi larangan tadi ialah sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).” (QS. Ad Dhuha: 9-10)
Oleh sebab itu, kedua ayat tadi merupakan salah satu peringatan dan pengingat Allah agar kita bisa senantiasa bersikap baik dan tidak semenan-mena terhadap anak yatim ataupun kepada seseorang yang meminta-minta.
Sedangkan dalam ayat terakhir yakni ayat ke-11 surat Ad Dhuha, Allah SWT kembali mengingatkan hambaNya agar senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita selama ini. Berikut bunyi dari ayat terakhir surat Ad Dhuha tersebut:
Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).” (QS. Ad Dhuha: 11)
Jika kita ringkas dengan sederhana, maka tafsir surat Ad Dhuha ayat 9-10 mengandung larangan untuk berbuat semena-mena terhadap orang lain apalagi bagi fakir miskin (yang meminta-minta) dan anak yatim, sebaliknya kita harus selalu berbuat baik dan peduli dengan sesama tanpa membeda-bedakan statusnya. Sedangkan pada ayat 11, kita diajurkan untuk selalu menjadi hamba yang bersyukur atas segala nikmat dari Allah SWT.
ADVERTISEMENT
Demikianlah ulasan singkat tentang tafsir surat Ad Dhuha pada ayat 9 hingga 11. Semoga ulasan tadi dapat bermanfaat. (HAI/RA)