Konten dari Pengguna

Tafsir Surat Al Ashr dan Makna yang Dikandungnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat Al Ashr dalam Alquran. Foto: dok. https://www.pexels.com/
zoom-in-whitePerbesar
Surat Al Ashr dalam Alquran. Foto: dok. https://www.pexels.com/

Tafsir surat Al Ashr menjadi salah satu tafsir surat dalam Alquran yang perlu dipahami dan diketahui umat Islam. Untuk dapat mengetahuinya, berikut ini adalah ulasan singkat mengenai tafsir surat Al Ashr dan makna yang dikandungnya untuk Anda pelajari dan pahami.

Tafsir Surat Al Ashr dan Maknanya yang Penting untuk Diketahui

Surat Al Ashr yang terdiri dari tiga ayat pendek dalam Alquran ini berisi makna dan kandungan yang tentunya bermanfaat untuk kita pahami dan terapkan dalam keseharian kita. Nama suratnya yang diambil dari ayat pertama ini bermakna “Demi Masa” atau “Demi Waktu”.

Lebih lengkap lagi, tafsir surat Al Ashr dipaparkan dalam buku berjudul Tafsir Juz Amma yang disusun oleh Syaikh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi (2019:698) yang menyebutkan bahwa mayoritas ahli tafsir berpandangan bahwa yang dimaksud dengan masa yang dijadikan sumpah dalam surat Al Ashr adalah waktu, yaitu waktu yang mencakup amal-amal manusia seluruhnya, baik ataupun buruk dan dicatat apa yang menjadi hak dan kewajibannya.

Tak hanya itu, melalui tafsir surat Al Ashr kita juga dapat mengetahui bagaimana kita seharusnya menjalani kehidupan ini dengan memanfaatkan waktu yang ada.

Hal tersebut dijelaskan dalam buku berjudul Mengubah Nasib dengan Al-Quran: Kumpulan Ayat Al-Qur’an yang Memotivasi Hidup yang disusun oleh Didik Andriawan, S. TH.I. (2018:81) yang menyebutkan bahwa surat Al Ashr memberi petunjuk bagaimana kita seharusnya menghargai waktu, mengisi waktu dan kerugian bagi orang yang menyia-nyiakan waktu.

Surat Al Ashr dalam Alquran. Foto: dok. https://www.pexels.com/

Lebih spesifik, dalam surat ini kita mengetahui bahwa Allah memberi jalan agar kita tidak termasuk ke dalam golongan orang yang merugi, yaitu dengan banyak mengerjakan amal shalih dan saling mengingatkan pada kebaikan. Kandungan surat ini dipaparkan secara rinci dalam buku berjudul Buku Pintar Agama Islam SD Kelas 4, 5, & 6 yang disusun oleh M. Syafi'ie el-Bantanie, ‎Seno Teguh Pribadi (2013:80), bahwa surat Al Ashr berisi penegasan untuk kita agar kita tetap memaksimalkan mengerjakan kebaikan, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

Pemaparan tafsir surat Al Ashr tersebut tentu diambil dari surat Al Ashr dari ayat pertama hingga ayat ketiga berikut ini:

وَٱلْعَصْرِ

wal-‘aṣr

1. Demi masa.

إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍ

innal-insāna lafī khusr

2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ

illallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqqi wa tawāṣau biṣ-ṣabr

3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Demikian pemaparan singkat mengenai tafsir surat Al Ashr dan juga makna yang dikandungnya untuk dapat kita ambil sebagai hikmah yang bermanfaat dalam kehidupan kita. (DAP)