Konten dari Pengguna

Tafsir Surat Al Zalzalah dan Hikmah yang Dapat Dipetik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tafsir Surat Al Zalzalah dan Hikmah yang Dapat Dipetik. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tafsir Surat Al Zalzalah dan Hikmah yang Dapat Dipetik. Sumber: unsplash.com

Surat Al Zalzalah adalah surat dalam Al Quran yang berjumlah 8 ayat. Isi surat ini menerangkan mengenai tanda-tanda permulaan hari Kiamat. Padahari itu, manusia akan melihat sendiri hasil perbuatannya.

Bahwa perbuatan dosa sekecil dan seremeh apapun, meskipun perbuatan itu sangat kecil atau sebesar dzarrah, maka akan tetap terlihat. Amal baik pun sekecil apapun, namun amal tersebut juga tetap akan terlihat.

Bacaan dan Arti Surat Al Zalzalah

Berikut ini adalah bacaan dan arti Surat Al Zalzalah.

Bismillaahirrahmaanirrahim

  1. Idzaa zulzilatil ardhu zilzaalahaa

  2. Wa-akhrajatil ardhu atsqaalahaa

  3. Waqaala-insaanu maa lahaa

  4. Yauma-idzin tuhadditsu akhbaarahaa

  5. Bianna rabbaka awhaa lahaa

  6. Yauma-idzin yashdurunnaasu asytaatan liyuraw a’maalahum

  7. Faman ya’mal mitsqaala dzarratin khairan yarah(u)

  8. Waman ya’mal mitsqaala dzarratin syarran yarah(u)

Artinya

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

  1. Apabila Bumi diguncangkan dengan guncangan (yang dahsyat)

  2. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung) nya

  3. dan manusia bertanya, “Mengapa Bumi (menjadi begini)?”

  4. Pada hari itu Bumi menceritakan beritanya

  5. karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu)

  6. Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaanmereka

  7. Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya

  8. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.

Sumber: Juz Amma For Kids oleh Tethy Ezokanzo dan Dian K (2016, hlm 71-72)

Asbabun Nuzul Surat Al Zalzalah

Berikut ini adalah Asbabun Nuzul Surat Al Zalzalah menurut buku Juz Amma Lengkap Bergambar 3 Bahasa oleh Puspa Swara dan Abu Fayha (2019: hal 39).

“Sa’id bin Jubair ra menerangkan bahwa kedua ayat ini diturunkan berkenaan dengan kaum Muslim, yaitu pada saat Surat Al Insan ayat 8 diturunkan, banyak yang beranggapan orang yang bersedekah sangat kecil tak akan mendapat pahala. Sementara yang lain beranggapan bahwa dosa-dosa ringan yang akan mereka lakukan tak akan mendapat siksa.” (HR. Ibnu Hatim).

Tafsir Surat Al Zalzalah

Berikut ini adalah tafsir Surat Al Zalzalah berdasarkan buku Tafsir Al-Fatihah dan Juz ‘Amma oleh Prof. Dr. H. Muhammad Chirzin, M.Ag. (2016: hlm 57-58).

Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat dan bumi mengeluarkan segala beban berat yang dikandungnya, manusia bertanya, mengapa bumi jadi begini. Pada hari itu bumi menceritakan bahwa Tuhan telah memerintahkan yang demikian itu kepadanya.

Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, rasa ngeri dan takut luar biasa diperlihatkan kepada mereka apa saja yang telah mereka kerjakan di dunia. Barang siapa yang mengerjakan kebaikan sekecil apa pun akan melihat dan merima balasannya. Barang siapa yang mengerjakan keburukan sekecil apa pun ia juga akan melihat dan menerima balasannya. Demikianlah perhitungan yang dilaksanakan Allah SWT terhadap hamba-hamba-Nya kelak pada hari kemudian.

Tiada penganiayaan dan tiada pula pengurangan bagi amal setiap orang. Tak ada pilih kasih dan tak ada pula perantara untuk meringankan hukuman.

Rasulullah SAW bersabda, “Jauhilah neraka, sekalipun dengan bersedekah sepatuh biji kurma kepada orang yang lapar.”

Hikmah yang dapat kita petik dari Surat Al Zalzalah adalah kita harus memperbanyak amal ibadah dan kebaikan. Kebaikan sekecil apa pun akan mendapat pahala. Contohnya ketika kita bersedekah kepada orang yang membutuhkan, sekecil apapun sedekah itu akan sangat berarti dan akan mendapatkan pahala.

Selain itu, kita harus menghindari perbuatan dosa sekecil apa pun. Contohnya mencuri dari orang yang berdagang, sekecil apa pun barang yang dicuri. Hal tersebut akan mendapat balasan, selain itu juga akan menimbulkan kerugian pada orang yang barangnya dicuri tadi.

Semoga artikel ini dapat memberikan inspirasi untuk selalu berbuat baik dan menjaga akhlak kita dalam kehidupan.(IND)