Konten dari Pengguna

Tafsiran Kitab Yesaya 29:12: Hukuman untuk Bangsa Yahudi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tafsiran Kitab Yesaya 29:12, Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Tafsiran Kitab Yesaya 29:12, Foto: Pixabay

Kitab Yesaya terbagi menjadi 3 bagian dan Yesaya 29:12 termasuk Proto-Yesaya alias bagian pertama dari kitab Yesaya. Dilansir dari buku Intim: Renungan Harian 365 Hari, IR. Jarot Wijanarko & Ir. Ester Setiawati, (2016:18), kitab Yesaya 29 memuat nubuat tentang penghukuman atas bangsa Israel alias orang Yahudi. Nubuat ini diucapkan sebelum Yerusalem dikepung pada tahun 701.

Isi dan Tafsiran Yesaya 29:12 untuk Bangsa Yahudi

Tafsiran Kitab Yesaya 29:12, Foto: Pixabay

Isi dari Yesaya 29:12 adalah:

"dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."

Nubuat ini tidak bisa dimaknai secara tunggal oleh umat Kristen, melainkan perlu dihubungkan dengan ayat-ayat sebelum dan setelahnya, yakni:

Yesaya 29:9-14 (TB):

(9) Tercengang-cenganglah, penuh keheranan, biarlah matamu tertutup, buta semata-mata! Jadilah mabuk, tetapi bukan karena anggur, jadilah pusing, tetapi bukan karena arak!

(10) Sebab TUHAN telah membuat kamu tidur nyenyak; matamu — yakni para nabi — telah dipejamkan-Nya dan mukamu — yaitu para pelihat — telah ditudungi-Nya.

(11) Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai";

(12) dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."

(13) Dan Tuhan telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,

(14) maka sebab itu, sesungguhnya, Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, keajaiban yang menakjubkan; hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi."

Dari ayat-ayat di atas, dapat dipahami bahwa nubuat ini tidak bisa diartikan secara harfiah sebagai penggambaran dari nabi atau seseorang yang tidak bisa membaca. Namun, nubuat ini menyatakan hukuman yang akan diterima oleh bangsa Israel atas segala dosa mereka apabila tidak bertobat dan berbalik kepada jalan-Nya.

Jadi, Yesaya 29:12 tidak menyatakan kehadiran nabi yang tidak bisa membaca, tetapi menyatakan penghukuman yang akan diterima bangsa Israel. (BRP)