Konten dari Pengguna

Taksonomi: Ilmu yang Mempelajari Klasifikasi Makhluk Hidup

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut - Sumber: pixabay.com/kennethr
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut - Sumber: pixabay.com/kennethr

Ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi. Dengan memahami hubungan kekerabatan, taksonomi dapat membantu dalam mengelompokkan organisme dan makhluk hidup yang memiliki peran dan fungsi yang serupa dalam ekosistem.

Selain itu, taksonomi juga dapat membantu dalam identifikasi organisme yang terancam punah. Kemudian merancang strategi konservasi yang efektif untuk mencegah terjadinya kepunahan.

Ilmu yang Mempelajari Klasifikasi Makhluk Hidup Disebut Taksonomi

Ilustrasi ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut - Sumber: pixabay.com/kennethr

Seperti tadi sudah disebutkan bahwa ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi. Lebih tepatnya, taksonomi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari klasifikasi, identifikasi, deskripsi, dan penamaan makhluk hidup.

Tujuannya adalah untuk mengelompokkan organisme ke dalam kategori yang berbeda berdasarkan kesamaan karakteristik fisik dan genetik mereka. Ilmu ini menciptakan sistem hierarkis yang mengorganisir keanekaragaman hayati ke dalam klasifikasi yang sistematis dan terstruktur.

Berdasarkan buku Botani Tumbuhan Tinggi, Hasanuddin, (2018), taksonomi telah ada sejak zaman kuno. Tetapi sistem klasifikasi modern dimulai dengan karya Carolus Linnaeus pada abad ke-18.

Linnaeus dikenal sebagai Bapak Taksonomi Modern karena memperkenalkan sistem binomial nomenclature. Pada sistem ini, setiap organisme diberi nama ilmiah yang terdiri dari dua bagian, yaitu genus dan spesies.

Secara lebih rinci, tujuan Taksonomi antara lain:

1. Identifikasi

Taksonomi membantu dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan organisme berdasarkan kesamaan dan perbedaan karakteristiknya.

2. Klasifikasi

Tujuan utama taksonomi adalah mengelompokkan organisme ke dalam kategori yang lebih luas dan khas. Seperti kingdom, phylum, class, order, family, genus, dan species.

3. Deskripsi

Taksonomi mencatat dan mendeskripsikan karakteristik fisik dan genetik organisme yang berbeda.

4. Penamaan

Taksonomi memberikan nama ilmiah yang konsisten dan universal kepada organisme melalui sistem binomial nomenclature.

Baca Juga: Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup, Tujuan dan Ragamnya

Taksonomi menjadi dasar untuk penelitian biologi dan pendidikan. Artinya akan memudahkan para ilmuwan untuk memahami keanekaragaman hayati dan evolusi organisme.

Setelah mengetahu bahwa ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi, akan lebih mudah dalam memahami, mengelompokkan, dan mempelajari keanekaragaman hayati di Bumi. Termasuk memahami hubungan evolusioner antara organisme dan berkontribusi pada berbagai aspek kehidupan. (DNR)