Konten dari Pengguna

Tanaman Jagung Dikotil atau Monokotil?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jagung. Sumber: Pexels.com/mali maeder
zoom-in-whitePerbesar
Jagung. Sumber: Pexels.com/mali maeder

Tanaman jagung dikotil atau monokotil? Baca informasi selengkapnya tentang dikotil dan monokotil di sini!

Jagung Dikotil atau Monokotil, Ya?

Jagung adalah salah satu contoh tanaman monokotil alias berkeping satu. Bukti bahwa tanaman jagung merupakan tanaman monokotil adalah bentuk daunnya yang memiliki tulang sejajar.

Tanaman Jagung. Sumber: Pexels.com/Alejandro Barrón

Kalau tidak mengetahui atau melihat daun tanaman secara langsung, memang agak sulit untuk menentukan tanaman tersebut termasuk dikotil atau monokotil. Oleh sebab itu, kita perlu pemahaman yang lebih detail mengenai perbedaan monokotil dan dikotil.

Berikut adalah uraian tentang dikotil dan monokotil yang dapat membantu kamu untuk membedakan jenis tanaman. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

Mengenal Dikotil dan Monokotil Lebih Dalam

Dikotil dan monokotil merupakan salah satu pengelompokkan pada tumbuhan. Khususnya, tumbuhan yang memiliki biji tertutup.

Panut, dkk. (2008: 40) dalam bukunya yang berjudul Dunia IPA 3A menjelaskan bahwa tanaman dikotil adalah tanaman yang bijinya memiliki daun lembaga. Pada saat berkecambah, bijinya akan membelah menjadi dua bagian.

Berbeda dengan dikotil, monokotil adalah tumbuhan yang bijinya hanya memiliki satu daun lembaga. Pada saat berkecambah, biji tersebut tidak terbelah.

Biji Jagung. Sumber: Pexels.com/Pixabay

Secara sederhana, hal yang mudah diingat dari dikotil dan monokotil adalah di = dua serta mono = satu. Demikian dapat dipahami bahwa dikotil adalah berkeping dua, sedangkan monokotil adalah berkeping satu.

Selain memiliki perbedaan keping biji, tanaman dikotil dan monokotil juga memiliki perbedaan struktur. Mengutip dari Tim Ganesha Operation (2016: 18) dalam bukunya yang berjudul Pasti Bisa Biologi untuk SMA/MA Kelas XI, berikut adalah struktur khas yang membedakan keduanya.

  • Bunga dikotil memiliki bagian bunga kelipatan empat atau lima, sedangkan bunga monokotil memiliki bagian bunga kelipatan 3.

  • Daun dikotil memiliki tulang dan urat daun yang tersusun menyirip atau menjari, sedangkan daun monokotil memiliki tulang dan urat daun sejajar atau melengkung.

  • Dikotil memiliki akar tunggang, sedangkan monokotil memiliki akar serabut.

  • Batang dikotil memiliki kambium sehingga batang dapat tumbuh membesar, sedangkan batang monokotil tidak memiliki kambium sehingga batang tidak dapat tumbuh membesar.

Jadi, sudah jelas, ya bahwa jagung adalah tanaman monokotil. Sekian pembahasan seputar jagung dikotil atau monokotil serta penjelasan mengenai dikotil dan monokotil. Selamat lanjut belajar biologi, semoga mendapatkan ilmu yang bermanfaat. (AA)