Konten dari Pengguna

Tanaman Pengusir Nyamuk dengan Aroma Harum yang Menyegarkan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tanaman Pengusir Nyamuk. Sumber: Unsplash/Annie Spratt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tanaman Pengusir Nyamuk. Sumber: Unsplash/Annie Spratt

Tanaman pengusir nyamuk merupakan alternatif dari penggunaan obat nyamuk kimia. Tanaman yang mampu mengusir nyamuk mencakup banyak jenis. Contohnya, lavender sebagai jenis tanaman bunga dan serai sebagai jenis rumput-rumputan.

Daftar isi

Tanaman Pengusir Nyamuk yang Aromanya Harum

Ilustrasi Tanaman Pengusir Nyamuk.

Tanaman yang mampu membantu mengusir nyamuk umumnya mempunyai aroma harum. Beberapa contoh tanaman pengusir nyamuk tersebut, antara lain:

  • Geranium: Geranium merupakan tanaman bunga dengan aroma khas yang terkenal dapat mengusir nyamuk.

  • Kemangi: Dikutip dari buku Mengenal Lebih dekat Kemangi: Manfaat Penggunaan dan Tips Menanamnya, Dylanesia (2025: 60 – 61), aroma daun kemangi dapat mengusir nyamuk. Minyak esensial daun mengandung senyawa bersifat repelan (penolak nyamuk).

  • Lavender: Tanaman lavender bisa mengusir nyamuk karena bunga mengeluarkan aroma wangi. Dikutip dari buku Buku Ajar Entomologi dan Pengendalian Vektor, Wahyuni, dkk. (2021: 158), lavender sering digosok-gosok ke tubuh untuk menghindari gigitan nyamuk.

  • Serai: Minyak atsiri serai dapat mengusir nyamuk karena mengandung sitronellal dan geraniol. Nyamuk tidak menyukai bahkan menghindari dua senyawa tersebut.

Bisakah Tanaman Anti Nyamuk Digunakan di Dalam Ruangan?

Tanaman anti nyamuk ada yang dapat digunakan di dalam ruang. Beberapa contoh tanaman dalam ruangan yang dapat mengusir nyamuk adalah lavender, geranium, dan kemangi. Namun, tanaman perlu sesekali dikeluarkan agar lebih segar.

Tanaman juga perlu diletakkan di tempat yang menerima cahaya matahari seperti di dekat jendela rumah. Hal itu penting karena tanaman membutuhkan cahaya matahari untuk melakukan proses fotosintesis.

Mana yang Lebih Efektif: Tanaman Anti Nyamuk atau Obat Nyamuk Kimia?

Tanaman anti nyamuk dan obat nyamuk kimia mempunyai tingkat efektivitas yang berbeda. Tanaman anti nyamuk umumnya hanya mengusir dan meminimalkan keberadaan nyamuk di sekitar tanaman.

Tanaman anti nyamuk tidak secara langsung mematikan nyamuk. Berbeda dengan tanaman, obat nyamuk kimia dapat melumpuhkan atau mematikan nyamuk. Beberapa di antaranya juga dapat memberi pengaruh terhadap hewan peliharaan.

Baca juga: Cara Bunga Lavender Berkembang Biak, Bisa Vegetatif dan Generatif

Kesimpulan

  • Tanaman pengusir nyamuk mencakup banyak jenis, seperti geranium, kemangi, lavender, dan serai.

  • Contoh tanaman anti nyamuk yang dapat dipelihara di dalam ruang adalah lavender, geranium, dan kemangi.

  • Efektivitas tanaman anti nyamuk dan obat kimia berbeda-beda. Keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Contohnya, tanaman cenderung aman untuk hewan peliharaan, sedangkan obat kimia dapat berdampak pada hewan peliharaan. (AA)