Tarif Tol Surabaya-Malang 2025 Berdasarkan Kategori Kendaraan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memasuki tahun yang baru, banyak orang yang bertanya tentang tarif tol Surabaya Malang 2025. Apakah seiring tahun yang baru dan adanya kenaikan PPN menjadi 12% akan berpengaruh terhadap tarif tol?
Dengan mengetahui tarif tol terbaru, pengemudi jadi bisa menyiapkan saldo e-money yang cukup. Hal ini akan mempermudah saat hendak mengetap kartu di gerbang tol.
Tarif Tol Surabaya Malang 2025
Berdasarkan buku Manajemen Impor & Importasi Indonesia, Sasono (2021: 261), jalan tol adalah jalan umum yang merupakan bagian sistem jaringan jalan dan sebagai jalan nasional yang penggunanya diwajibkan membayar tol.
Jalan tol juga sering disebut sebagai jalan bebas hambatan karena tidak ada lampu merah. Dengan melaju di jalan tol, perjalanan akan menjadi lebih cepat dibandingkan lewat jalan raya biasa.
Jalur tol Surabaya-Malang menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin menghemat waktu perjalanan antara dua kota besar di Jawa Timur ini. Tarif tol di tiap ruas jalan tol akan berbeda-beda,
Berikut ini tarif tol Surabaya Malang 2025 berdasarkan kategori kendaraannya yang bisa dijadikan perhatian oleh pengendara.
Golongan I (untuk kendaraan sedan, jip, pick-up, truk kecil, serta bus) = Rp65.500
Golongan II (untuk truk dengan dua sumbu) = Rp112.000
Golongan III (untuk truk dengan tiga sumbu) = Rp112.000
Tarif tol di atas merupakan total biaya yang diperlukan untuk empat gerbang tol di sepanjang perjalanan dari Kota Surabaya menuju Kota Malang. Berikut adalah empat gerbang yang menjadi pintu untuk membayar tarif tol dari Surabaya ke Malang.
Waru – Gempol
Gempol JC – Pandaan
Gempol IC – Pandaan
Pandaan – Malang
Baca juga: Tarif Tol Palembang-Bakauheni 2025 dan Tip Berkendara Aman
Setelah mengetahui tarif tol Surabaya Malang 2025, sebaiknya pengemudi selalu menyiapkan saldo e-money yang cukup. Hal ini karena pembayaran gerbang tol dilakukan menggunakan uang elektronik dan bukan cash. Dengan memiliki saldo yang cukup, maka perjalanan akan menjadi lebih lancar dan tidak perlu bingung untuk melakukan top up saldo. (SASH)
