Tata Cara dan Fadhilah Sholat Tarawih Malam Ke 27 Untuk Umat Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa saja fadhilah sholat tarawih malam ke 27 bagi umat muslim? Sholat tarawih dilakukan setiap hari selama tiga puluh hari bulan puasa. Fadhilah bagi orang yang melaksanakan tarawih setiap malam juga berbeda.
Jika kamu penasaran dengan fadhilah mengerjakan tarawih, simak pembahasannya di bawah ini!
Fadhilah Sholat Tarawih Malam Ke 27 Bagi Umat Muslim
Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulia. Pada bulan ini, seluruh ibadah yang kita lakukan akan mendapatkan pahala berkali-kali lipat. Selain itu, pada Ramadhan ini terdapat ibadah yang hanya dapat dilakukan selama setahun sekali.
Ibadah tersebut adalah puasa Ramadhan dan sholat tarawih. Mengutip buku dengan judul Buku Pintar Shalat karya Al Mahfani (2008), shalat tarawih adalah shalat malam atau quyamul lail yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan.
Seperti halnya ibadah lainnya, sholat tarawih juga memiliki keutamaannya tersendiri. Hal yang membedakan adalah setiap malam tarawih, fadhilah atau keutamaannya berbeda-beda. Lantas apa saja fadhilah sholat tarawih malam ke 27?
Fadhilah bagi umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih pada malam ke 27 adalah akan melewati jembatan shiratal mustaqim di hari akhir dengan mudah seperti halilintar yang menyambar.
Hal tersebut sesuai dengan hadis dalam kitab Durratun Nasihin karya Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir al-Khaubawiyyi sebagai berikut ini:
وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ جَازَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ عَلَى الصِّرَاطِ كَاْلبَرْقِ اْلخَاظِفِ
Artinya: “Pada malam ke-27, di hari kiamat dia melewati jembatan (shiratal mustaqim) dengan mudah lagi cepat laksana halilintar menyambar”.
Baca juga: Bacaan Niat Sholat Witir Sholat Tarawih dan Keutamaannya
Tata Cara Sholat Tarawih Sebagai Makmum di Bulan Ramadhan
Setelah mengetahui fadhilah atau keutamaannya, berikut tata cara sholat tarawih di bulan Ramadhan.
1. Membaca Niat
Seperti halnya sholat fardhu, sebelum melaksanakan sholat tarawih harus membaca niat. Berikut niat sholat tarawih sebagai makmum.
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Artinya: “Aku niat sholat sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, saat ini sebagai makmum karena Allah Ta’ala”.
2. Melaksanakan Sholat
Sholat Tarawih dapat dilakukan sebanyak delapan rakaat disertai tiga rakaat witir. Ini cara sholat tarawih setiap dua rakaat.
Membaca niat dalam hati
Takbiratul ihram dengan mengucapkan “Allahu Akbar”
Membaca surat Al-Fatihah
Membaca surat pendek Al-Quran
Rukuk dengan tuma’ninah
I’tidal dengan tuma’ninah
Sujud dengan tuma’ninah
Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
Sujud kedua dengan tuma’ninah
Bangun untuk melanjutkan rakaat kedua
Rakaat kedua diawali dengan membaca surat Al-Fatihah
Duduk tasyahud akhir
Salam dengan membaca “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”.
Setelah dua rakaat selesai, kamu dapat melanjutkan sholat tarawih sebanyak delapan atau dua puluh rakaat. Jangan lupa untuk melaksanakan ibadah setahun sekali ini agar mendapatkan fadhilah sholat tarawih malam ke 27. (FAR)
