Tata Cara Memasuki Garis Finish dalam Jalan Cepat sesuai Dasar-Dasar Atletik

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan cara memasuki garis finish dalam jalan cepat! Olahraga yang satu ini disebut juga dengan race walking dalam cabang atletik. Jalan cepat mengacu pada usaha mengayunkan kaki ke depan tanpa memutus hubungan kaki belakang dengan tanah.
Dalam perlombaan, jarak tempuh olahraga ini adalah 5 km, 10 km, 20 km, dan 50 km. Agar dapat melakukan jalan cepat yang sesuai aturan, maka setiap individu yang melakukannya perlu memahami teknik awal hingga memasuki garis finish.
Cara Memulai Jalan Cepat dari Start
Sebelum mengetahui cara memasuki garis finish dalam jalan cepat, sebaiknya pahami terlebih dahulu cara memulainya dalam olahraga atletik.
Mengutip buku Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia, Mia Fatma Ekasari, dkk, (2019), jalan cepat berguna untuk menjaga kebugaran jasmani dan aman untuk orang yang berusia lanjut. Langkah awal yang perlu dilakukan, yakni sebagai berikut.
Teknik awalan atau start adalah teknik yang dilakukan untuk mengawali jalan cepat.
Lakukan sikap bersedia dengan berdiri di belakang garis start.
Letakkan salah satu kaki ke belakang dengan lurus, sedangkan kaki lainnya berada di depan (posisi masih di belakang garis start). Sementara itu, posisi lutut ditekuk sedikit.
Luruskan posisi badan dan sedikit maju ke depan, lalu kedua tangan berada di samping tubuh.
Tumpukan berat badan ke kaki depan.
Saat akan melangkah, gerakkan kaki belakang ke depan seiring dengan mengayunkan tangan ke belakang dan ke depan secara bergantian.
Cara Memasuki Garis Finish dalam Jalan Cepat
Inilah cara memasuki garis finish dalam jalan cepat yang bisa dipraktikkan.
Sikap badan yang tepat saat melakukan jalan cepat, yakni dengan menghadap lurus ke depan.
Adapun siku membentuk sudut 90 derajat dan tangan digerakkan sesuai dengan ritme langkah kaki.
Langkah kaki saat jalan cepat adalah kaki digerakkan ke depan dengan berat badan bertumpu di paha.
Saat jalan cepat, posisi kaki tumpu adalah berkontak dengan tanah.
Adapun posisi lutut kaki ketika melakukan gerakan topang depan yakni diluruskan.
Teknik finish yang tepat dalam olahraga jalan cepat, yakni tidak langsung berhenti ketika menyentuh garis finish.
Tetap melakukan gerakan jalan cepat sejauh lima meter dari garis finish.
Apabila telah menyentuh garis finish, gerakan kaki bisa diperlambat sampai benar-benar berhenti.
Baca juga: Karakteristik Olahraga Atletik, Gerakan Dasar dari Aktivitas
Cara mengawali dan cara memasuki garis finish dalam jalan cepat tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan mempraktikkan teknik tersebut secara langsung, maka olahraga tersebut akan bermanfaat untuk kebugaran tubuh. (DLA)
