Konten dari Pengguna

Tauhid adalah Aqidah Bawaan Manusia, Ini Pengertiannya!

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tauhid sumber foto: Nikmat Islam
zoom-in-whitePerbesar
Tauhid sumber foto: Nikmat Islam

Tauhid adalah aqidah bawaan manusia. Allah telah menciptakan manusia memiliki fitrah beriman kepada-Nya dan mentauhidkan-Nya. Manusia itu dilahirkan dalam keadaan mengimani keberadaan Allah bahwa tidak ada yang berhak diibadahi selain Dia, dan tidak ada Tuhan selain Dia.

Dengan mempelajari ilmu aqidah, membuka wawasan umat Muslim tentang cara meningkatkan keimanan dalam beragama. Salah satu ilmu aqidah yang penting untuk dipelajari adalah tauhid. Arti tauhid diketahui sebagai ilmu yang mempelajari tentang sifat keesaan Allah. Dengan makna Allah itu satu, Dzat yang memiliki segala kesempurnaan dan tidak ada satu pun yang bisa menggantikannya.

Pengertian Tauhid Sebagai Sikap Manusia

Tauhid bisa juga diartikan sebagai sikap muslim dalam meyakini Allah Maha Suci yang tidak punya kekurangan sedikit pun, layaknya makhluk ciptaan-Nya. Tak hanya itu, jika kita mempelajari arti tauhid juga termasuk dalam meyakini kebenaran semua ajaran Allah SWT yang diturunkan dan diajarkan oleh para Rasul.

Di samping itu, orang yang mampu menerapkan arti tauhid dengan baik dalam kehidupan, maka akan menjadi individu yang ikhlas dalam menerima setiap ketentuan Allah.

Jenis-Jenis Tauhid

Ayat-ayat yang yang menjelaskan jenis tauhid banyak sekali dan dijelaskan beraneka macam tauhid. Oleh karena itu para Ulama dari kalangan Salaf umat ini dan semua madzhab empat, Hanafiyah, Mâlikiyah, Syâfi’iyah, Hanabilah, mereka semua menjelaskan tiga macam tauhid. Tiga macam tauhid ini diantaranya:

1. Tauhid Rubûbiyah.

2. Tauhid Ulûhiyah (Ibadah).

3. Tauhid Asmâ dan Sifat.

Sebagian Ulama menyebutkan tiga macam tauhid ini sekaligus, sebagian yang lain menyebutkan sebagian macam tauhid pada waktu pembicaraan tentang permasalahan-permasalahannya. Dan sebagian Ulama menjadikan macam tauhid menjadi dua jenis:

1. Tauhid fil ma’rifah wal itsbât (tauhid berkaitan dengan pengetahuan dan penetapan), ini mencakup

2. Tauhid Rubûbiyah dan tauhid asmâ’ dan sifat-sifat Allâh). Tauhid fit thalab wal qashd, ini adalah tauhid ulûhiyah

Dengan begitu, kita sudah mengetahui tauhid adalah sikap dalam mempercayai keesaan Allah SWT. Meski jenisnya ada banyak, tapi setidaknya sebagai umat muslim kita telah mengetahui dasar dari ilmu tauhid itu sendiri.(ANG)