Konten dari Pengguna

Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah, Apa Perbedaannya?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah, Foto: Dok. stock.adobe.com
zoom-in-whitePerbesar
Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah, Foto: Dok. stock.adobe.com

Meski keduanya merupakan bagian dari ilmu tauhid, tauhid uluhiyah dan rububiyah merupakan dua hal yang berbeda. Sebelum mengenal lebih jauh tentang perbedaan diantara keduanya, alangkah baiknya jika mengetahui masing-masing pengertiannya terlebih dahulu.

Tauhid uluhiyah adalah mentauhidkan atau mengesakan Allah SWT dalam setiap kegiatan ibadah. Oleh karena itu, segala macam ibadah harus dilakukan hanya kepada dan untuk Allah semata. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Surat Al Baqarah sebagai berikut:

“Dan Rabb-mu adalah Allah Yang Maha Esa, tidak ada sesembahan yang diibadahi dengan benar melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Baqarah:163)

Sedangkan tauhid rububiyah adalah mengesakan Allah sebagai satu-satunya pencipta dan pengatur segala hal yang ada di dunia maupun di akhirat. Maksud dari tauhid rububiyah juga tertera di dalam Alquran, tepatnya pada surat Al A’raaf ayat 54.

“Ingatlah, menciptakan dan memerintahkan hanyalah hak Allah. Mahasuci Allah, Rabb semesta alam.” (QS. Al A’raaf:54)

Perbedaan Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah

Sudah mengetahui pengertian tauhid uluhiyah dan rububiyah, lalu apa saja perbedaan diantara keduanya?

Uluhiyah berasal dari kata “Ilah”, yang artinya kepercayaan. Jika digabungkan, uluhiyah memiliki makna kepercayaan bahwa hanya Allah sembahan yang benar. Hal ini tercermin dari kalimat syahadat “Laailaaha illallah” yang berarti tidak ada sembahan yang pantas disembah selain Allah.

Sedangkan dalam terminologi Islam, tauhid rububiyah dimaksudkan sebagai kepercayaan bahwa Allah merupakan satu-satunya pencipta, pemelihara, dan pengatur alam semesta. Setiap muslim yang menyatakan dirinya beriman kepada Allah wajib mengakui Allah sebagai satu-satunya pencipta dan penguasa.

Jika disimpulkan, tauhid rububiyah berkaitan dengan keyakinan kepada Allah, dan merupakan alasan dari tauhid uluhiyah. Sedangkan tauhid uluhiyah merupakan keyakinan yang berkaitan dengan realisasi dari tauhid rububiyah. Intinya, dengan keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya yang berhak disembah (tauhid rububiyah), menyebabkan kita harus menyembah dan beribadah hanya kepada Allah (tauhid uluhiyah).

Itu dia ulasan mengenai tauhid uluhiyah dan rububiyah beserta perbedaannya. Semoga bermanfaat!

(RYFA)