Teknik Pengambilan Sampel Menurut Sugiyono yang Harus Diketahui!

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknik pengambilan sampel menurut Sugiyono, apakah Anda sudah tahu? Teknik ini juga disebut sebagai teknik sampling. Teknik itu digunakan dalam menentukan sampel yang kemudian menjadi subjek dalam penelitian. Ada dua jenis dari teknik yang digunakan untuk mengambil sampel, yakni probability sampling dan sampling non probability.
Menurut Sugiyono (2011: 62), sampel adalah bagian dari jumlah yang dimiliki oleh populasi. Ada beberapa langkah dalam menggunakan teknik, mulai dari menentukan populasi, mencari data, memilih sampel, dan menentukan jumlah sampel. Ini ulasan dari Kinerja Pendamping Program Keluarga Harapan Pasca Diklat Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga.
Teknik Pengambilan Sampel Menurut Sugiyono
Teknik pertama yang digunakan dalam mengambil data sampel adalah probability sampling. Menurut Sugiyono, teknik tersebut merupakan teknik yang dapat memberikan peluang yang sama terhadap setiap anggota populasi agar bisa menjadi anggota sampel. Ada beberapa bagian sampel yang terdapat di dalam probability.
Mulai dari Simple Random Sampling, Proportionate Stratified Random Sampling, Disproportionate Stratified Random Sampling, dan Cluster Sampling. Menurut Sugiyono pada (2009: 120), Simple Random Sampling adalah pengambilan anggota sampel yang dilakukan acak tanpa memperhatikan strata dalam populasi.
Teknik Pengambilan Sampel Nonprobability Sampling
Sementara teknik yang kedua dalam pengambilan sampel adalah nonprobability sampling. Teknik ini digunakan dengan tidak memberi kesempatan terhadap anggota populasi untuk bisa menjadi sampel. Ada beberapa jenis dari teknik ini, antara lain:
Sampling sistematis: teknik pengambilan sampel dalam menentukan sampel dengan berdasar urutan anggota populasi yang sudah diberi nomor urut.
Sampling kuota: teknik pengambilan sampel dalam menentukan sampel sampai mencapai kuota yang dibutuhkan.
Sampling aksidental: teknik pengambilan sampel yang digunakan dengan melihat kebetulan.
Purposive sampling: teknik pengambilan sampel yang digunakan dengan mempertimbangkan beberapa hal.
Sampling jenuh: teknik pengambilan sampel yang akan digunakan jika semua sampel berasal dari semua anggota.
Snowball sampling: teknik pengambilan sampel dari jumlah kecil lalu disuruh memilih anggota lain untuk dijadikan sampel.
Itulah teknik pengambilan sampel menurut Sugiyono yang bisa Anda ketahui dengan mudah dari sekarang. Melihat penjelasan di atas, apakah Anda mulai memahami tentang hal tersebut?(ANG)
