Konten dari Pengguna

Tenis Meja: Sejarah, Peralatan, dan Peraturan Permainannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ukuran diameter bola tenis meja yaitu 40 mm (Foto: Lisa Keffer | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ukuran diameter bola tenis meja yaitu 40 mm (Foto: Lisa Keffer | Unsplash.com)

Tenis meja adalah salah satu olahraga yang populer di Indonesia. Olahraga ini cukup mudah untuk dimainkan dan tidak membutuhkan tempat yang luas untuk dimainkan. Tetapi, sebelum memainkannya, kalian harus menyiapkan peralatan seperti bola, bet, dan mejanya. Ukuran diameter bola tenis meja yaitu 40 mm.

Kira-kira, sejak kapan tenis meja mulai dikenal oleh orang Indonesia? Simak ulasan mengenai sejarah, peralatan, dan peraturan tenis meja yang menarik untuk dibahas berikut ini.

Baca juga: Mengenal Bet dan Tiga Teknik Memegangnya dalam Olahraga Tenis Meja

Ukuran Diameter Bola Tenis Meja yaitu 40 mm

Ilustrasi Ukuran Diameter Bola Tenis Meja yaitu 40 mm (Foto: Jure Zakotnik | Unsplash.com)

Apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum bermain tenis meja? Dikutip dari Buku Olahraga Paling Lengkap karya Aji (2016), terdapat beberapa peralatan tenis meja sebagai berikut:

  • Bola. Tenis meja menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan celluloid atau plastik serupa, warnanya harus putih atau oranye, dan tidak licin mengkilap. Bolanya berbentuk bulat berongga dan ukuran diameter bola tenis meja yaitu 40 mm dengan berat 2,7 gram serta keliling dari 14,43 sampai 12,06 cm.

  • Bet (alat pemukul). Ukuran dan berat bet bebas, tetapi permukaannya harus dilapisi salah satu jenis karet yaitu karet berbintik yang ketebalannya 2 mm. Bet juga bisa dilapisi dengan karet sandwich yang tebal maksimalnya 4 mm.

  • Meja. Permainan tenis meja memerlukan meja dengan bentuk persegi panjang. Permukaan meja harus rata dan dicat gelap dan pudar, agar tidak menyilaukan mata. Panjang meja adalah 274 cm, lebar 152,5 cm, dan tinggi 76 cm.

  • Jala (net) dan tiang. Meja untuk tenis meja dibagi menjadi dua dengan net yang terbentang tegak lurus. Panjang net adalah 183 cm dan tinggi dari permukaan meja 15,25 cm.

Pemain juga harus mengetahui peraturan tenis meja agar permainan bisa berjalan dengan lancar. Berikut ini peraturannya:

  • Servis bola di lakukan di belakang garis meja

  • Bola yang akan dipukul harus dilambungkan terlebih dahulu

  • Bola yang keluar dari hasil pukulan tidak boleh dipegang atau ditahan

  • Bola servis harus jatuh terlebih dahulu ke area sendiri baru jatuh ke area lawan

  • Pukulan servis yang mengenai net dan masuk ke area lawan harus diulang servisnya

Sejarah Tenis Meja di Indonesia

Kapan masyarakat Indonesia mengenal tenis meja? Dihimpun dari Buku Ajar Teori dan Praktik Permainan Tenis Meja oleh Kasanrawali (2021), permainan tenis meja masuk ke Indonesia pada tahun 1930. Pedagang dari Belanda yang membawa permainan ini.

Sayangnya, hanya keluarga bangsawan Belanda dan segelintir masyarakat pribumi golongan binnenlands bertuur (pamong praja) yang tergabung dalam balai pertemuan Belanda saja yang boleh bermain tenis meja.

Karena semakin lama tenis meja semakin populer, akhirnya olahraga ini dikenal luas oleh masyarakat dan menyebar ke seluruh Indonesia. Pada tahun 1939 Persatuan Pingpong Seluruh Indonesia (PPSI) didirikan. Sejak saat itu olahraga ini semakin digemari dan berkembang di Indonesia.

Demikian ulasan mengenai sejarah, peralatan, dan peraturan tenis meja. Semoga bermanfaat. (KRIS)