Terasering Bermanfaat bagi Kegiatan Ekonomi di Bidang Apa? Ini Jawabannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembuatan terasering bermanfaat bagi kegiatan ekonomi di bidang pertanian. Di Indonesia sendiri, penerapan sistem terasering banyak ditemukan di Pulau Bali. Jadi, tidak heran jika sistem pertanian yang satu ini relatif familiar bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.
Apalagi ternyata ada banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan para petani dengan adanya sistem pertanian tersebut. Oleh karena itulah, tak ada salahnya untuk mengetahui lebih banyak tentang sistem pertanian terasering.
Terasering Bermanfaat bagi Kegiatan di Bidang Apa?
Mengutip dari buku Etnoagronomi Indonesia, Didik Indradewa (2021:157), terasering merupakan kearifan lingkungan untuk memanfaatkan hujan sekaligus melindungi tanah dari ancaman erosi dan longsor karena air hujan.
Ciri utama dari sistem terasering adalah susunannya yang bertingkat. Saat ini terasering sudah diterapkan di beberapa daerah di Indonesia, terutama di daerah dataran tinggi. Contohnya seperti yang ada di Pulau Bali.
Di daerah pegunungan atau perbukitan, lahan pertaniannya juga sering dibuat dengan sistem terasering. Keuntungannya adalah dapat menjaga struktur tanah dan air di kawasan pegunungan serta perbukitan.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa pembuatan terasering bermanfaat bagi kegiatan ekonomi di bidang pertanian. Adapun beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan penerapan sistem terasering adalah sebagai berikut.
Meningkatkan efisiensi kerja karena dapat mempermudah akses dan transportasi barang.
Mempermudah akses ke lokasi kerja sehingga akan membuat proses produksi kerja menjadi lebih cepat dan efisien.
Meningkatkan nilai jual dari lokasi ke tempat usaha yang dituju.
Terasering yang baik juga membantu meningkatkan tingkat keamanan dan juga kenyamanan bagi para pekerja dan pengunjung.
Sedangkan tujuan dari adanya sistem terasering adalah sebagai berikut.
Meningkatkan stabilitas lereng.
Memudahkan perawatan tanah, air, dan tanaman.
Memperpanjang daerah resapan air.
Memperpendek ukuran lereng.
Memperkecil tingkat kemiringan lereng.
Mengurangi kecepatan aliran air di permukaan tanah.
Baca Juga: Apa Saka yang Bergerak dalam Bidang Pertanian? Inilah Penjelasannya
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa pembuatan terasering bermanfaat bagi kegiatan ekonomi di bidang pertanian. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi orang-orang yang sedang memperdalam sistem terasering untuk diterapkan ke dalam bidang pertanian. (Anne)
