Konten dari Pengguna

Terjemahan Surat Al Maun dan Kandungan Isinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bacaan surat AL Maun. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bacaan surat AL Maun. Sumber: Unsplash

Surat Al Maun merupakan surat pendek ke-107 dalam Alquran yang terletak di juz ke-30. Dikutip dari Al Qur’an dan Terjemahannya, Soenarjo (1971: 1107), surat Al Maun berisi penjelaskan tentang sifat-sifat buruk manusia yang dapat membawanya ke dalam kesengsaraan. Jika kita simak terjemahan surat Al Maun, maka umat muslim juga dapat mengetahui dengan jelas tentang sifat-sifat apa saja yang harus dijauhi agar tidak terjerumus dalam kesengsaraan tersebut.

Adapun bacaan serta terjemahan surat Al Maun yang dikutip dari laman resmi quran.kemenag.go.id (diakses pada 17/6/21) berikut ini dapat kita simak untuk mengetahui sifat-sifat buruk apa saja yang harus dihindari umat muslim:

اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ - ١

Artinya : “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?”

فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ - ٢

Artinya : “Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,”

وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ - ٣

Artinya : “dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.”

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ - ٤

Artinya : “Maka celakalah orang yang salat,”

الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ - ٥

Artinya : “ (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,”

الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ - ٦

Artinya : “yang berbuat ria,”

وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ ࣖ - ٧

Artinya : “dan enggan (memberikan) bantuan.”

Terjemahan Surat Al Maun dan Kandungan Isinya

Berdasarkan terjemahan surat Al Maun tadi, maka dapat kita pahami dengan jelas bahwasanya sebagai umat muslim yang taat terhadap Allah SWT, kita tidak boleh menghardik anak yatim ataupun fakir miskin. Disamping itu, umat muslim juga dilarang untuk melalaikan sholat, berbuat riya dan enggan saling tolong menolong. Jika sifat-sifat buruk tadi tetap dilakukan seorang muslim, maka artinya ia akan diibaratkan telah mendustakan agama sebagaimana isi terjemahan surat Al Maun ayat 1.

Dari Surat Al-Maun, dianjurkan agar umat muslim tidak digolongkan ke dalam para pendusta agama, maka sudah sepatutnya bagi kita untuk senantiasa berbuat baik dan beramal sholeh sesuai anjuran agama. Misalnya saja dengan mengasihi anak yatim, memberi makan fakir miskin, mengerjakan sholat dengan tepat waktu dan khusyuk, tidak riya serta saling tolong menolong sesama umat manusia. (HAI)