Konten dari Pengguna

Ternyata Ini Kedudukan Profesi Guru dalam Islam yang Sangat Penting

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan Kedudukan Profesi Guru dalam Islam! Sumber: Pexels.com/Max Fischer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan Kedudukan Profesi Guru dalam Islam! Sumber: Pexels.com/Max Fischer

Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Ungkapan tersebut tentu pernah Anda dengar. Pasalnya, guru memang sosok yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Keberadaan guru mampu membuat generasi penerus memperoleh pembelajaran, pengajaran, pendidikan, serta pembimbing. Oleh sebab itu, tak heran bila guru disebut-sebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang mampu mencerdaskan bangsa. Itu adalah pemahaman umum tentang profesi guru yang pernah kita ketahui. Lantas bagaimana Islam memandang profesi ini? Berikut adalah penjelasan tentang kedudukan profesi guru dalam Islam yang perlu kita pahami.

Jelaskan Kedudukan Profesi Guru dalam Islam!

Apa yang terlintas dalam benak Anda bila menjumpai perintah jelaskan kedudukan profesi Guru dalam agama Islam. Guru adalah profesi yang penting? Guru adalah sosok yang paling dibutuhkan?

Kedudukan guru dalam peradaban dunia adalah sosok yang penting. Demikian pula pandangan Islam tentang kedudukan guru.

Menurut agama Islam, guru mempunyai kedudukan yang mulia. Seorang guru harus mampu menyinergikan perkembangan dalam dunia pendidikan dalam bentuk pembelajaran inovatif dan kreatif. Selain itu, guru juga harus memiliki ilmu serta menguasai pembelajaran. Tak hanya itu, guru pun perlu memberikan contoh kepada muridnya baik dalam belajar, berperilaku, maupun bertata krama.

Ilustrasi Belajar. Sumber: Pexels.com/mentatdgt

Umar (2019: 46) dalam bukunya yang berjudul Pengantar Profesi Keguruan mengungkapkan bahwa wajar bila guru dapat dipersepsikan sebagai orang yang ‘adhim (Agung). Kondisi ini dipahami sebagai rasa penghargaan dan penghormatan terhadap dedikasi para penyandang profesi guru.

Selain itu, Umar juga mengungkapkan bahwa sebenarnya, tingginya kedudukan guru dalam Islam merupakan realisasi ajaran Islam itu sendiri, yakni memuliakan pengetahuan. Kemudian, pengetahuan itu sendiri diperoleh melalui cara belajar dan mengajar.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al Mujadalah ayat 11 yang berbunyi,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ ١١

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, “Berdirilah,” (kamu) berdirilah. Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

Sekian informasi tentang kedudukan profesi guru dalam Islam. Teruslah semangat dalam belajar dan ingatlah untuk selalu belajar agama Islam bersama gurunya. Kebenaran hanya milik Allah, sedangkan kesalahan itu datang dari manusia itu sendiri. Wallahu a’lam bish-shawab. (AA)