Konten dari Pengguna

Tipe Persendian yang Terdapat Pada Rahang Kepala

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sendi pada rahang manusia. Foto: unsplash.com/luizr_ph
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sendi pada rahang manusia. Foto: unsplash.com/luizr_ph

Sendi adalah salah satu bagian pada tubuh yang terbentuk di antara tulang. Dengan adanya sendi, tulang manusia dapat salang terhubung dan berberak bebas, termasuk pada rahang kepala. Perlu diketahui, tipe persendian yang terdapat pada rahang adalah sendi pelana. Untuk mengetahui lebih jelas tentang sendi yang ada di rahang kepala ini, simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Sendi

Dalam tubuh manusia, terdapat beragam jenis tulang. Tujuannya adalah untuk menopang tubuh manusia dan menjadi alat gerak. Untuk bisa menggerakkan tulang, manusia membutuhkan sendi. Jumlah sendi pada manusia juga berbeda-beda, yakni antara 20 hingga 350 sendi.

Mengutip dari buku Top One UN-USBN SMA/MA IPA 2019 oleh Tim Guru Indonesia (2018:54), sendi adalah hubungan antartulang sehingga tulang dapat digerakkan. Persendian (artikulasi) merupakan hubungan antara dua tulang atau lebih. Dalam persendian terdapat ligamen yang berfungsi untuk mengikat bagian luar ujung tulang yang membentuk persendian dan mencegah berubahnya posisi tulang.

Tipe Persendian yang Terdapat Pada Rahang Kepala

Sendi Mati

Sendi mati (sinartrosis) yaitu persendian yang terbentuk dari hubungan antartulang yang tidak memungkinkan adanya pergerakan. Contoh: hubungan antartulang tengkorak (sutura) dan hubungan antartulang pembentuk gelang panggul (sinkondrosis).

Sendi Kaku

Sendi kaku (amfiartrosis) adalah persendian yang terbentuk dari hubungan antartulang dengan pergerakan terbatas yang memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Contoh: hubungan antar ruas tulang belakang dan hubungan antara tulang rusuk dengan tulang dada.

Sendi Gerak

Sendi gerak (diartrosis) merupakan persendian yang terbentuk dari hubungan antartulang yang dapat digerakkan secara bebas/leluasa. Pada kedua ujung tulang yang saling berhubungan terbentuk rongga sendi yang berisi minyak sendi (cairan sinovial).

Sendi gerak sendiri dibagi menjadi beberapa macam, yakni:

Sendi Putar

Hubungan antartulang yang memungkinkan gerak berputar atau rotasi. Contoh: Antara tulang tengkorak dan tulang atlas (ruas pertama tulang leher)

Sendi Engsel

Hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan ke satu arah. Contoh: antara ruas jari tangan, antara ruas jari kaki, dan siku dan lutut

Sendi Peluru

Hubungan antartulang yang memungkinkan gerakan ke segala arah. Contoh: antara tulang lengan atas dan gelang bahu serta antara tulang paha dan gelang pinggul

Sendi Pelana

Hubungan antartulang yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi, tetapi tidak ke semua arah. Contoh: antara tulang telapak tangan dan jari-jari tangan

Sendi Gulung

Hubungan antara dua tulang yang mempunyai gerakan dua arah, yakni bergerak kedepan dan ke belekang maupun ke kanan dan kek kiri. Contoh: sendi antara tulang pengumpil (radius) dan tulang pergelangan tangan.

Ilustrasi sendi pada rahang. Foto: unsplash.com/a_d_s_w

Sendi Pada Rahang Manusia

Pada rahang manusia, terdapat tipe persendian yang disebut sendi pelana. Akibatnya adalah, tulang rahang dapat teradi gerakan dua arah, baik ke atas dan ke bawah maupun ke kiri dan ke kanan. Dampaknya adalah manusia dapat mengunyah makanan dan juga berbicara dengan jelas.

Adanya sendi pada tubuh manusia sangat membantu dalam pergerakan. Maka dari itu, kita perlu merawat sendi-sendi, terutama pada rahang kepalang. Sehingga, kita dapat bergerak secara normal.(MZM)