Tips Cara Membuat Narrative Text yang Mudah Diikuti

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah Anda sedang mencari tips cara membuat narrative text yang baik dan bisa diterima oleh pembaca?
Simak tips cara membuat narrative text di sini yang akan menyajikan struktur, dan ciri sebuah teks narasi yang bisa dijadikan dasar utama dalam pembuatannya.
Tips Cara Membuat Narrative Text
Dari buku Argumentasi dan Narasi, Goris Keraf (2007) menyebutkan bahwa:
Narrative text atau teks narasi merupakan bentuk wacana, dimana sasaran utamanya untuk menggambarkan dengan sejelas-jelasnya kepada pembaca suatu peristiwa yang telah terjadi.
Pada narrative text yang sukses, pembaca seakan-akan melihat atau mengalami sendiri peristiwa yang diceritakan. Unsur yang paling penting dalam teks narasi adalah adanya perbuatan atau tindakan, dan juga waktu.
Struktur Narrative Text
Sebuah teks narasi terdiri dari tiga struktur utama, antara lain:
1. Orientation
Orientation disebut juga dengan pengenalan, yang berisi tentang pengenalan tokoh dalam cerita serta waktu dan tempat kejadian dalam narrative text.
2. Complication
Bagian complication berisi gambaran tentang munculnya krisis atau masalah yang dialami tokoh pada cerita narasi yang harus dipecahkan.
3. Resolution
Bagian resolution dalam narrative text berisi tentang cara pemecahan masalah yang ada yang dilakukan oleh tokoh yang ada dalam cerita.
Selain tiga struktur di atas, terdapat satu tambahan pada generic structure pada narrative text, yng dinamakan dengan Coda.
Coda merupakan bagian akhir pada sebuah narrative text yang berisi perubahan yang terjadi dan juga pelajaran yang bisa diambil dari sebuah cerita narasi.
Setelah mengetahui struktur teks narasi, kita juga harus mengetahui ciri-ciri sebuah narrative text yang dituliskan dalam bahasa Inggris, seperti di bawah ini:
Mengunakan Action Verb dalam bentuk Past Tense, misalnya bought, turned, left.
Menggunakan Nouns tertentu sebagai kata ganti orang, hewan dan juga benda tertentu dalam cerita. Misalnya : The King, The Frog, The Brother.
Menggunakan Adjectives yang membentuk noun phrase, contohnya: little red shoe, two green apple.
Menggunakan Time Connectives dan Conjunctions untuk mengurutkan kejadian dalam cerita, antara lain : soon, berfore, after, then.
Menggunakan Adverbs dan Adverbial Phrase untuk menunjukkan suatu lokasi kejadian atau peristiwa. Contoh: in the mountain, happily ever after, here.
Selamat menulis narrative text! (adelliarosa)
