Konten dari Pengguna

Tips Cara Menghitung Persen Bunga Pinjaman Bank

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/users/bru-no-1161770/ - Cara menghitung persen bunga pinjaman
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/users/bru-no-1161770/ - Cara menghitung persen bunga pinjaman

Sebelum Anda mengajukan pinjaman ke bank, sebaiknya perlu untuk tahu bagaimana cara menghitung persen bunga pinjaman bank terlebih dahulu. Ini ditujukan agar Anda bisa mempersiapkan dana untuk membayar tagihannya nanti.

Meminjam uang di bank saat ini menjadi salah satu alternatif yang dilakukan seseorang yang membutuhkan dana yang biasanya digunakan untuk kegiatan usaha, untuk pembelian rumah, untuk kebutuhan pendidikan, dan kebutuhan lainnya.

Kali ini kita akan membahas bagaimana cara menghitung persen bunga pinjaman bank dengan mudah dan akurat, berdasarkan pada materi yang ada dalam buku Matematika SMP Kelas VII.

Cara Menghitung Persen Bunga Pinjaman Bank

Pada umumnya, bank menggunakan bunga flat dan bunga efektif untuk dibebankan pada nasabah yang melakukan pinjaman. Kedua bunga tersebut memiliki cara menghitung persen yang berbeda.

1. Cara Menghitung Persen Bunga Flat

Jenis bunga ini adalah jenis bunga yang paling umum diterapkan di mana pun, termasuk pinjaman bank. Cara menghitung persen bunga pinjaman bank dengan bunga flat cenderung lebih mudah dan lebih sederhana. Bunga flat ini sering digunakan di kredit kendaraan bermotor dan pinjaman jenis lain yang tidak memiliki agunan.

Contoh:

Anda meminjam pada bank sebesar Rp480.000.000. Bunga yang dibebankan padamu per tahunnya adalah 10%. Dan kamu memilih jangka waktu kredit pelunasan selama 12 bulan.

Jumlah pinjaman = Rp480.000.000

Bunga per tahun = 10%

Tenor = 12 bulan

Jumlah cicilan per bulan = Rp480.000.000 : 12 bulan = Rp40.000.000 per bulan

Jumlah bunga dari hitungan per tahun = (Rp480.000.000 x 10%) : 12 bulan = Rp4.000.000

Jadi, jumlah angsuran yang harus dibayarkan per bulan adalah Rp40.000.000 + Rp4.000.000 = Rp44.000.000

Besaran angsuran di atas akan berjumlah sama sampai waktu jatuh tempo, jadi perhitungannya tidak akan terlalu merepotkan.

https://pixabay.com/users/emaji-4642101/

2. Cara Menghitung Persen Bunga Efektif

Perhitungan bunga efektif biasanya digunakan pada pinjaman jangka panjang. Contohnya pada kredit rumah atau kredit apartemen.

Jika bunga flat akan sama saja sampai waktu tempo, sebaliknya bunga efektif akan mengalami penurunan karena sistem perhitungannya yang berdasarkan jumlah sisa pinjaman pokok yang berubah.

Contoh:

Anda memiliki angsuran KPR sebesar Rp120.000.000 dengan tenor pinjaman 12 bulan. Bunga per tahun yang dibebankan adalah 10%. Jadi, untuk mengetahui cara menghitungnya, simak di bawah ini.

Pinjaman pokok = Rp120.000.000

Tenor pinjaman = 12 bulan

Suku bunga per tahun = 10%

Besar cicilan pokok = Rp120.000.000 : 12 bulan = Rp10.000.000 per bulan

Perhitungan tagihan pinjaman bulan pertama:

= Rp120.000.000 x 10% x (30/360)

= Rp1.000.000

Tagihan yang harus dibayarkan = Rp10.000.000 + Rp1.000.000 = Rp11.000.000

Perhitungan tagihan pinjaman bulan ke 2:

Sisa pinjaman pokok yang belum dibayar = Rp120 juta – Rp10 juta = Rp110 juta

= Rp110 juta x 10% x (30/360)

= Rp916.667

Tagihan yang harus dibayarkan = Rp10.000.000 + Rp916.667 = Rp10.916.667.

Begitu seterusnya. Tips cara menghitung persen bunga pinjaman bank di atas, bisa Anda lakukan sendiri sebelum memutuskan akan mengajukan pinjaman bank yang mana. Pastikan produk pinjaman itu sesuai dengan kebutuhanmu. (DNR)