Tips dan Cara Menghilangkan Jamur Kucing agar tidak Menularkan Penyakit

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jamur yang ada di tubuh kucing dapat menyebabkannya merasa tidak nyaman dalam melakukan berbagai aktivitas. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui cara menghilangkan jamur kucing supaya tidak membawa penyakit. Jamur pada kucing disebabkan oleh berbagai faktor yang ada di lingkungan sekitar.
Jika digaruk, maka jamur tersebut akan semakin menyebabkan rasa gatal yang berlebih, bahkan sampai menimbulkan luka. Jamur itu sendiri dapat menular dengan cara menghirup, menelan, atau melalui sentuhan kulit.
Ada tiga langkah utama yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan jamur kucing. Penjelasan lebih lanjut mengenai tips penyembuhan jamur dapat disimak lebih lanjut di artikel ini.
Cara Menghilangkan Jamur Kucing
Jamur kucing kering merupakan organisme parasit yang dapat menghasilkan spora. Jamur mengonsumsi inang agar memperoleh makanan. Walaupun spesies jamur cukup banyak, namun tidak semua dapat menyebabkan infeksi pada kucing. Beberapa perawatan dan penyembuhan yang bisa dilakukan terhadap jamur kucing yaitu sebagai berikut:
1. Memberikan Vitamin Penambah Daya Tahan Tubuh
Mengutip buku Majalah Cat and Dog Edisi 3 oleh (2016), cara menghambat penyebaran jamur pada kucing adalah dengan memberikannya vitamin penambah daya tahan tubuh. Hal ini akan membantu kucing agar memiliki antibody yang kuat, sehingga tidak mudah sakit karena terserang oleh jamur.
2. Perawatan Topikal
Perawatan tropical adalah perawatan yang dilakukan dengan memakai obat jamur, seperti krim atau salep. Obat ini bisa dioleskan ke kulit yang mengalami infeksi jamur. Setelah menggunakan krim atau salep, mandikan kucing dengan sampo anti jamur satu minggu dua kali.
3. Penggunaan Obat Oral
Cara mengobati jamur pada kucing yang selanjutnya adalah dengn memakai obat oral. Umumnya, obat yang digunakan yakni Itrakonazol. Obat ini perlu dicampur ke dalam air karena bentuk kapsulnya yang cukup besar jika dikonsumsi kucing.
4. Perawatan Lingkungan
Jamur yang berukuran mikroskopis bisa bertahan di area rumah dalam jangka waktu lama. Hal ini menyebabkan jamur tersebut bisa menyebar melalui aliran debu atau udara dengan mudah.
Oleh karena itu, kucing yang telah terinfeksi harus dijaga di ruangan kecil yang kemungkinan kontaminasinya kecil, misalnya seperti kamar mandi. Selain dikarantina, penggunaan obat infeksi jamur harus tetap dilakukan hingga kucing sembuh.
Krim atau salep jamur kucing bisa dibeli di pet shop atau melalui resep dokter hewan. Pastikan kamu membersihkan rumah secara rutin untuk membasmi penyebaran penyakit jamur melalui debu dan udara. (DLA)
