Konten dari Pengguna

Tips Mudah Menghafalkan Tulisan Hanacaraka dengan Cepat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tulisan hanacaraka. Sumber: flickr.com
zoom-in-whitePerbesar
Tulisan hanacaraka. Sumber: flickr.com

Aksara Jawa adalah huruf khas yang digunakan oleh mayoritas masyarakat Jawa untuk berkomunikasi secara tulisan. Sayangnya, kini banyak generasi muda yang tidak lagi mengenal tulisan hanacaraka atau aksara Jawa ini selain di sekolah. Akibatnya, banyak dari mereka yang tidak hafal cara penulisan maupun urutannya.

Tips Mudah Menghafalkan Tulisan Hanacaraka dengan Cepat

Tulisan hanacaraka. Sumber: flickr.com

Berikut adalah tips mudah menghafalkan tulisan hanacaraka dengan cepat yang bisa Anda coba.

  1. Pastikan anda hapal urutannya: "hanacaraka, datasawala, padhajayanya, magabathanga".

  2. Anda dapat pula mengingat-ingat cerita terciptanya aksara jawa oleh Ajisaka, karena apabila Anda tau cerita tersebut, maka akan lebih mudah untuk menghapal.

  3. Sebaiknya anda menulis aksara jawa ini di kertas, sebagai latihan.

  4. Mengisi kotak- kotak tersebut satu persatu dan mulai dari huruf yang paling mudah, yaitu "ra" dan huruf "ga". huruf "ra" sangat mudah dihafal karena memiliki bentuk paling sederhana menyerupai huruf "n" kecil dalam aksara latin. Sedangkan huruf "ga" menyerupai huruf "m".

  5. Setelah itu kita menuju ke dua huruf yang cukup mudah lainnya, yaitu huruf "pa" dan "ya".

  6. Huruf "pa" mempunyai 2 punuk yang dihubungkan oleh satu garis datar.

  7. Sedangkan huruf "ya" mempunyai 3 punuk yang dihubungkan oleh 3 garis datar.

  8. Huruf selanjutnya adalah huruf "wa" dimana "wa" menyerupai "pa" dengan ujung runcing menghadap kedalam di punuk kedua.

  9. Huruf "dha" kita masukan dengan menambahkan sedikit melingkar di garis penghubung kedua punuk pada huruf "wa".

  10. Kemudian huruf "da", penulisan huruf "da" menyerupai huruf "pa" dengan sudut melingkar sebelum garis naik keatas pada punuk kedua.

  11. Dilanjutkan dengan huruf "sa" yang merupakan kebalikan dari huruf "da".

  12. Huruf "ca" mempunyai bentuk dasar yang sama dengan huruf "sa" ditambah ujung runcing seperti huruf "wa".

  13. Huruf "na" mempunyai bentuk dasar yang sama dengan huruf "da" tetapi garis penghubung kedua punuk dimulai dari tengah, bukan dari bawah.

  14. Huruf "ka", sama persis dengan huruf "na", hanya tinggal ditambah satu kaki di bagian belakang.

  15. Lalu adalah huruf "ha" yang berkebalikan dengan huruf "la", dimana huruf "ha" adalah huruf "pa" yang ditambah satu kaki dibelakangnya dan huruf "la" adalah huruf "pa yang ditambah satu kaki didepannya.

  16. Huruf "ta" adalah huruf "wa" yang mendapatkan satu kaki dibelakangnya sehingga menyerupai huruf "ha".

  17. Selanjutnya adalah huruf "nga" huruf ini terdiri dari 2 bagian yang terpisah.

  18. Mengingat bentuk huruf "nga" kita dapat mengingat pula bentuk huruf "ba" ("nga" ditambah satu kaki dibagian belakang") dan huruf "nya" ("nga" ditambah dua kaki dibagian belakang").

  19. Huruf "tha" hanya dibedakan oleh satu kurva kecil di akhir bagian pertama dengan huruf "nga".

  20. Kedua huruf terakhir menyerupai huruf "pa" yaitu; huruf "ma" dengan lekukan menyerupai huruf "E" dipunuk pertama; huruf "ja" dengan lekukan menyerupai huruf "R" dipunuk kedua".

Memang di awal terasa sulit menghafal tulisan hanacaraka, namun jika Anda konsisten belajar pasti akan terbiasa. (Anne)