Konten dari Pengguna

Token Sulingjar dari Mana? Ini Penjelasan Cara Mengunduhnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi token sulingjar dari mana. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi token sulingjar dari mana. Sumber: pexels.com

Sulingjar menjadi salah satu survei yang harus dilakukan oleh para guru dari segala jenjang pendidikan. Adapun salah satu yang sering kali jadi pertanyaan adalah mengenai token Sulingjar dari mana.

Informasi ini memang sangat penting untuk diketahui oleh setiap guru. Pasalnya, terdapat token yang nantinya akan digunakan dalam proses pengisian survei. Jadi, bagian ini tidak boleh terlewat.

Cari Tahu Token Sulingjar dari Mana, Ini Penjelasannya!

Ilustrasi token sulingjar dari mana. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Manajemen Pendidikan Sekolah: Perspektif Konsep, Aturan, dan Fakta, Mohd. Ilyas, Kamaruddin, dan Marwan (2024:23), Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) merupakan alat ukur yang digunakan untuk menjangkau dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan satuan pendidikan.

Tujuan utama dari Sulingjar ini adalah untuk mengukur aspek-aspek lingkungan satuan pendidikan (input dan proses belajar-mengajar) yang berdampak pada proses dan hasil belajar peserta didik.

Seperti yang diketahui bahwa untuk bisa mengerjakan Sulingjar 2025, para guru dan juga kepala sekolah wajib login terlebih dahulu menggunakan NPSN, NIK, dan token.

Lantas, token Sulingjar dari mana? Tentunya token Sulingjar ini bukan didapat secara manual, tetapi telah tersedia dalam kartu login yang bisa diunduh melalui Dashboard Sulingjar.

Umumnya, operator sekolah akan mengunduh kartu login tersebut. Baru setelahnya membagikannya kepada guru dan kepala sekolah yang namanya sudah tercantum di dalam sistem. Adapun kartu login ini bisa diunduh mulai 14 September 2025.

Sementara untuk pelaksanaan pengisiannya dimulai pada 15 September 2025 sampai 10 Oktober 2025. Selain itu, perlu diketahui juga bahwa token yang tercantum dalam kartu login ini bersifat unik.

Oleh karena itu, setiap guru dan kepala sekolah akan memiliki akses yang berbeda-beda. Apabila token masih berwarna merah, maka artinya responden belum mengisi survei. Sebaliknya, jika sudah selesai, statusnya akan berubah menjadi hijau.

Baca Juga: Jadwal Pengisian Sulingjar 2025 dan Cara Pengisian Survei

Jadi, itu dia ulasan singkat mengenai token Sulingjar dari mana yang penting untuk diketahui oleh para guru dan kepala sekolah. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, khususnya bagi yang belum mengisi survei sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan. (Anne)