Konten dari Pengguna

Tokoh yang Mengusulkan Istilah Pancasila dalam Sejarah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

Ā·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Istilah Pancasila Diusulkan oleh Soekarno. Sumber Unsplash/Lighten Up
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Istilah Pancasila Diusulkan oleh Soekarno. Sumber Unsplash/Lighten Up

Pancasila tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang yang berliku. Istilah Pancasila diusulkan oleh tokoh kemerdekaan dalam sejarah Indonesia.

Istilah Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu panca berarti lima dan syila artinya dasar. Arti Pancasila yaitu lima aturan sebagai pedoman dasar berperilaku, agar sesuai ketentuan yang berlaku.

Istilah Pancasila Diusulkan oleh Soekarno, Ini Sejarahnya!

Ilustrasi Istilah Pancasila Diusulkan oleh Soekarno. Sumber Unsplash/Mufid Majnun

Lahirnya Pancasila diawali dengan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Istilah Pancasila diusulkan oleh Soekarno pada sidang pertama BPUPKI.

Dikutip dari buku Pasti Bisa PPKN untuk SMP/MTs Kelas VII, Tim Ganesha Operation, (2017:1), sidang BPUPKI I membahas tentang dasar negara Indonesia.

Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengemukakan pendapatnya tentang dasar negara Indonesia. Rumusan dasar negara itu dinamakan Pancasila.

Oleh karena itu, setiap tanggal 1 Juni 1945 diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. Kelima rumusan dasar negara usulan Soekarno, yaitu sebagai berikut.

  1. Kebangsaan Indonesia

  2. Internasionalisme atau perikemanusiaan

  3. Mufakat atau demokrasi

  4. Kesejahteraan sosial

  5. Ketuhanan Yang Maha Esa

Oleh karena sidang BPUPKI I tidak membuahkan hasil, maka dibentuklah Panitia Sembilan untuk membahas kembali rumusan dasar negara.

Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan mengadakan sidang yang menghasilkan rancangan pembukaan UUD. Hasil sidang Panitia Sembilan tersebut dikenal dengan Piagam Jakarta.

Isi Piagam Jakarta adalah sebagai berikut.

  1. Ketuhanan dengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya

  2. Kеmanusiaan yang adil dan beradab

  3. Persatuan Indonesia

  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan

  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Meskipun pada sidang BPUPKI I dasar negara belum ditetapkan, tetapi telah ada kesepakatan bahwa dasar negara yang kelak digunakan adalah Pancasila.

Piagam Jakarta menjadi cikal bakal Pancasila dan Pembukaan Undang-undang Dasar. Namun, terdapat perubahan pada sila pertama, yaitu "Ketuhanan dengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

Sila pertama ini kemudian diubah menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Alasan perubahan tersebut, karena negara Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman agama dan kepercayaan.

Baca juga: Tokoh yang Keberatan dengan Rumusan Sila Pertama Pancasila

Istilah Pancasila diusulkan oleh Ir. Soekarno. Pada tanggal 1 Juni 1945, beliau menyampaikan usulan dasar negara Indonesia merdeka yang dinamakan Pancasila.(DK)