Tujuan Cicak Memutuskan Ekornya sebagai Bagian dari Adaptasi Mahluk Hidup

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tujuan utama mahluk hidup beradaptasi adalah untuk bertahan hidup. Cicak memutuskan ekornya bertujuan untuk mengelabui musuh. Berikut adalah ulasannya yang menarik untuk disimak.
Baca juga: Karakteristik Hewan Cicak Beserta Fungsi dan Ciri-cirinya.
Tujuan Cicak Memutuskan Ekornya dan Adaptasi Makhluk Hidup Lainnya
Diambil dari buku Modul USBN SD/MI yang disusun oleh Usman Jayadi (2019:198), pengertian adaptasi adalah cara mahluk hidup untuk menyesuaikan diri dalam mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya. Tujuan adaptasi mahluk hidup antara lain untuk memperoleh makanan, melindungi diri, dan mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Setiap makhluk hidup memiliki cara yang berbeda untuk digunakan dalam menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungannya. Cicak memutuskan ekor bertujuan untuk menyelamatkan diri dari musuh.
Berikut adalah beberapa contoh bentuk penyesuaian diri dari mahluk hidup.
1. Penyesuaian Diri (Adaptasi) Hewan.
a. Burung. Burung memiliki bentuk paruh sebagai berikut:
Paruh bebek berbentuk dayung untuk mempermudah mencari makanan.
Paruh burung pipit berbentuk pendek dan kuat agar mudah memakan biji-bijian.
Paruh burung elang berbentuk runcing dan panjang untuk mengoyak daging.
Paruh ayam berbentuk pendek, kecil, dan runcing untuk mematuk biji-bijian dan hewan kecil.
b. Belalang Daun. Memiliki warna tubuh hijau mirip daun untuk menyamarkan diri dari musuhnya.
c. Kalajengking, Lebah, dan Kelabang. Mempunyai sengat yang digunakan untuk melukai musuhnya saat diserang atau diganggu.
d. Trenggiling dan Luing. Menggulungkan tubuhnya jika mendapat gangguan dari luar.
e. Cicak dan Kadal. Memutuskan ujung ekornya untuk mengelabui musuh.
f. Bunglon. Mengubah warna tubuh sesuai lingkungan dengan tujuan mengecoh musuhnya.
g. Landak. Saat terancam bahaya, landak akan mengembangkan duri di kulitnya. Duri yang kaku tersebut dapat digunakan untuk melukai musuhnya.
2. Penyesuaian Diri (Adaptasi) Tumbuhan.
a. Kaktus. Adaptasi pada kaktus antara lain:
Daunnya berubah bentuk menjadi duri untuk mengurangi penguapan.
Batangnya berdaging dan berkulit tebal untuk menyimpan cadangan air.
b. Teratai. Daunnya lebar dan tipis untuk mempermudah terjadinya penguapan.
c. Pohon Jati. Menggugurkan daunnya pada musim kemarau untuk mengurangi penguapan.
d. Tumbuhan Bakau. Memiliki akar panjang yang menjulang di permukaan, sehingga dapat bertahan dari terpaan ombak dan pasang surutnya air laut.
e. Eceng Gondok. Memiliki akar tumbuhan yang lebat untuk menjaga keseimbangan agar tidak terbalik.
Cara cicak memutuskan ekornya bertujuan untuk mengelabui musuh, merupakan salah satu contoh adaptasi pada hewan. Organisme yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya akan dapat bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu beradaptasi akan mengalami kepunahan atau kelangkaan jenis.(DK)
