Tujuan Hari Anak Nasional 2022 dan Sejarahnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Anak Nasional (HAN) 2022 diperingati secara serentak setiap tanggal 23 juli. Perayaan ini secara rutin di lakukan sejak era pemerintahan orde baru, tepatnya yakni di tahun 1984. Tak hanya sebagai acara seremoni belaka, Hari Anak Nasional 2022 diperingati untuk sebuah tujuan mulia yang berkenaan dengan harapan baik untuk kehidupan anak-anak di Indonesia.
Mengutip buku Kumpulan Buklet Hari Bersejarah I, karya Aryatrohaedi, Tawalinuddin Haris, Sri Sutjianingsih (94:1994), pertimbangan untuk menetapkan Hari Anak Nasional adalah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan anak sebagai penerus cita-cita bangsa.
Tema Hari Anak Nasional tahun ini ada kaitannya dengan pandemi yang masih terjadi hingga saat ini, jadi HAN 2022 mengambi tema "Anak Terlindungi, Indonesia Maju,". Atas hal tersebut, tentunya ada harapan dan tujuan di balik perayaan HAN.
Tujuan Hari Anak Nasional 2022
Ini dia tujuan Hari Anak Nasional dan sejarah di balik perayaannya.
1. Kesejahteraan Anak
Undang-undang nomor 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan anak menjado tonggak sejarah awal tentang penetapan 23 juli sebagai HAN. Kemudian untuk mensinkronkan gagasan dan tujuan yang ingin dicapai , maka Presiden Soeharto saat itu menguatkan penetapan HAN lewat Surat Keputusan nomor 4 tahun 1984.
Tujuan yang dirumuskan saat itu ialah meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat, dalam rangka meningkatkan kesejathteraan anak-anak. Sementara tujuan umum diperingatinya HAN yakni sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
2. Kesehatan Anak adalah hak mendasar
Kesehatan anak adalah sejak dalam kandungan sampai dengan ia berumur 21 tahun merupakan hak anak yang mendasar.
3. Meningkatkan kualitas anak sebagai generasi penerus bangsa
Hal-hal yang penting ditekankan pada peningkatan kualitas anak adalah sebagai berikut:
Peningkatan pengunaan Air Susu Ibu (ASI).
Pemanfaatan peningkatan makanan yang bernilai gizi tinggi bagi anak-anak.
Pencakupan imunisasi dasar untuk pencegahan penyakit bagi anak-anak (cacar, BCG, DDT, polio)
Peningkatan pelaksanaan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS).
Peningkatan lingkungan fisik sehat sebagai salah satu faktor yang berpegaruh bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
4. Perlindungan anak
UU nomor 23 tahun 2002 menyatakan "Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Setiap anak berhak atas suatu nama sebagai identitas diri dan status kewarganegaraan,".
Jadi dalam hal ini, seluruh lapisan masyarakat wajib melakukan upaya perlindungan dan mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya dan perlakuan tanpa diskriminasi.
Tak hanya itu, ada juga beberapa prinsip dasar konvensi hak-hak anak, yaitu non diskriminasi, kepentingan yang terbaik bagi anak, hak untuk hidup, kelangsungan hidup dan perkembangan anak, penghargaan terhadap pendapat anak dan hak anak dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Demikian tujuan Hari Anak Nasional 2022 dan sejarahnya. Semoga keluhuran nilai yang dicanangkan pada perayaan HAN dapat kita jiwai makna perayaannya. Selamat Hari Anak Nasional 2022. (ANG)
