Tujuan Jepang Membentuk Pemerintahan Militer di Tiga Kawasan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia pernah dijajah oleh Jepang pada tahun 1942. Pada masa itu Jepang membagi Indonesia menjadi tiga wilayah. Mengapa Jepang membentuk pemerintahan militer di tiga kawasan?
Bagaimana pembagian wilayah pemerintahan militer di Indonesia pada masa itu? Simak jawabannya dalam artikel ini.
Baca juga: Kondisi Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang
Mengapa Jepang Membentuk Pemerintahan Militer di Tiga Kawasan?
Sukmayani, dkk dalam buku IPS 3 untuk SMP/MTs Kelas IX (2008) menuliskan bahwa dengan menyerahnya Belanda kepada Jepang pada 8 Maret 1942, berakhirlah masa pemerintahan Belanda di Indonesia dan Jepang resmi menduduki Indonesia.
Pada zaman pendudukan Belanda hanya ada satu pemerintahan sipil. Berbeda dengan saat zaman pendudukan Jepang, Indonesia diperintah oleh tiga pemerintahan militer. Berikut ini struktur pemerintahan militer Jepang:
Pemerintahan militer Angkatan Darat (Tentara Keduapuluh lima) untuk Sumatra yang berpusat di Bukittinggi.
Pemerintahan militer Angkatan Darat (Tentara Keenambelas) untuk jawa-Madura yang berpusat di Jakarta.
Pemerintahan militer Angkatan Laut (Armada Selatan Kedua) untuk daerah Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku yang berpusat di Makassar.
Kekuasaan yang dulu berada di tangan Gubernur Jenderal sekarang dipegang oleh panglima tentara Jepang di Jawa. Mengapa Jepang membentuk pemerintahan militer di tiga kawasan? Alasannya adalah supaya pemerintahan bisa terus berjalan dan kekacauan dapat dicegah.
Alasan Jepang Menduduki Indonesia
Jepang memiliki berbagai alasan menjajah Indonesia. Alasan utama Jepang menduduki Indonesia adalah:
Jepang ingin menjadikan Indonesia sebagai daerah penghasil dan penyuplai bahan mentah dan bahan bakar yang akan digunakan untuk industri Jepang.
Jepang ingin menjadikan Indonesia sebagai tempat untuk memasarkan hasil industri Jepang. Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak, hal inilah yang membuat Jepang ingin membuat Indonesia sebagai tempat pemasaran industrinya.
Jepang ingin menjadikan Indonesia sebagai tempat memperoleh buruh dalam jumlah banyak dan bayaran yang relatif murah.
Propaganda Jepang
Demi menarik simpati rakyat dan pemimpin Indonesia, Jepang membuat berbagai strategi dan salah satunya adalah propaganda. Propaganda Jepang yang cukup menarik simpati rakyat Indonesia adalah:
Jepang adalah “saudara tua” bagi bangsa-bangsa di Asia dan berjanji membebaskan Asia dari penindasan bangsa Barat.
Jepang memperkenalkan semboyan “Gerakan Tiga A”: Jepang Pemimpin Asia, Jepang Pelindung Asia, dan Jepang Cahaya Asia.
Jepang menjanjikan kemudahan bagi bangsa Indonesia, seperti janji menunaikan ibadah haji, dan menjual barang dengan harga murah.
Selain propaganda tersebut, ketika pertama kali datang ke Indonesia, Jepang mengizinkan pengibaran bendera merah putih bersama dengan bendera Jepang. Rakyat Indonesia juga diperbolehkan untuk menyanyikan “Indonesia Raya” bersama lagu kebangsaan Jepang “Kimigayo”.
Jadi, Jepang membentuk pemerintahan militer di tiga kawasan adalah supaya pemerintahan bisa terus berjalan dan kekacauan dapat dicegah. Semoga bermanfaat. (KRIS)
