Konten dari Pengguna

Tujuan Pengemasan Makanan dan Jenis-Jenis Kemasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Tujuan Pengemasan Makanan adalah. Sumber: Unsplash/Nico Smit
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Tujuan Pengemasan Makanan adalah. Sumber: Unsplash/Nico Smit

Ketika membeli makanan, makanan tersebut pasti sudah atau akan dikemas penjualnya. Tujuan pengemasan makanan adalah untuk melindungi produk agar tidak terpapar bakteri. Selain itu, masih ada beberapa tujuan pengemasan makanan lainnya.

Saat ini, ada banyak sekali jenis kemasan makanan. Salah satu yang paling banyak digunakan adalah plastik.

Tujuan Pengemasan Makanan adalah untuk Melindungi Produk

Ilustrasi untuk Tujuan Pengemasan Makanan adalah. Sumber: Unsplash/Renato Trentin

Biasanya, kemasan untuk makanan akan disesuaikan dengan jenis makanan tersebut. Misalnya, untuk keripik singkong umumnya menggunakan kemasan plastik. Dikutip dari Home Made Frozen Food, Alamsyah (2008:13), berikut beberapa ciri pengemasan makanan yang baik.

  • Tahan air dan penguapan

  • Tidak meninggalkan bau dan tidak berasa

  • Tidak retak atau pecah dalam suhu dingin

  • Mudah digunakan dan bisa diberikan label dan ditutup

  • Tidak memakan tempat

  • Murah.

Adapun beberapa tujuan pengemasan makanan adalah sebagai berikut.

  • Melindungi produk dari pengaruh biotik (bakteri, kapang)

  • Melindungi produk dari pengaruh fisik, misalnya dari cahaya

  • Melindungi produk dari pengaruh kimiawi seperti dari kelembaban udara

  • Agar makanan lebih awet dan mutunya tetap terjaga

  • Supaya memudahkan penanganan produk makanan seperti proses penyimpanan, transportasi, dan penjualan

  • Untuk media informasi dan promosi produk

  • Menjadi daya tarik produk

Jenis-Jenis Kemasan Makanan

Ilustrasi untuk Tujuan Pengemasan Makanan adalah. Sumber: Unsplash/Denny Muller

Ada beberapa bahan yang sering digunakan untuk kemasan makanan. Berikut beberapa di antaranya.

1. Plastik

Plastik merupakan bahan paling umum dan paling banyak digunakan. Bahan ini bisa diolah menjadi berbagai bentuk seperti kantong, botol minuman, mangkuk, dan lainnya.

2. Kertas

Kertas juga umum sebagai kemasan makanan. Bahan ini tidak sekuat dan seawet plastik, sehingga biasanya digunakan sebagai wadah sementara. Untuk kertas yang tebal seperti karton, bisa digunakan sebagai pembungkus luar makanan agar lebih kuat.

3. Kaca

Bahan lain yang kerap digunakan untuk kemasan makanan adalah kaca. Biasanya, kaca digunakan untuk mengemas sirop, minuman kemasan, minyak, saus, kecap, dan sebagainya. Bahan ini memiliki kelebihan yaitu kuat dan transparan sehingga produk mudah terlihat.

4. Kemasan Tradisional

Selain kemasan modern, makanan di Indonesia juga masih ada yang menggunakan kemasan tradisional. Bungkusan tersebut berasal dari daun pisang, daun jati, janur, dan kulit jagung. Kelebihan kemasan tradisional ini adalah mudah terurai dan bisa memberikan aroma sehingga makanan lebih sedap.

Baca juga: Kekurangan dan Keunggulan Menggunakan Kemasan Kertas untuk Makanan

Salah satu tujuan pengemasan makanan adalah untuk melindungi produk. Pelajari juga tujuan lain dan jenis kemasan makanan untuk menambah wawasan. (KRIS)