Tujuan Peringatan Hari Raya Galungan oleh Umat Hindu

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Raya Galungan merupakan hari besar keagamaan untuk umat Hindu. Hari Raya Galungan akan diperingati dengan beberapa upacara oleh umat Hindu. Lantas, Hari Raya Galungan memperingati apa?
Salah satu makna dari Hari Raya Galungan adalah memperingati terciptanya alam semesta. Selain itu juga ada beberapa makna lain yang tersemat dalam perayaan Galungan.
Hari Raya Galungan Memperingati Apa?
Dikutip dari buku Agama Hindu untuk SMP, I Wayan Midastra dkk., (2007) dijelaskan bahwa Hari Raya Galungan dilaksanakan tepat pada Buda Kliwon Wuku Dungulan. Karena pada bhuta telah dapat ditundukkan pada hari Penampahan Galungan.
Hari Raya Galungan dirayakan dengan pesta-pesta yang meriah oleh umat Hindu. Persembahan-persembahan yang serba utama ditujukan kepada semua manifestasi Sang Hyang Widhi Wasa.
Lalu Hari Raya Galungan memperingati apa? Menurut kepercayaan umat Hindu perayaan Galungan bertujuan untuk memperingati terciptanya alam semesta dan juga memperingati kemenangan Dewa Indra melawan Mayadenawa atau kebaikan melawan kejahatan.
Galungan memiliki makna bahwa manusia harus bisa mengendalikan hawa nafsunya, terutama hawa nafsu yang sifatnya buruk atau mengarah pada kejahatan. Dengan mengendalikan hawa nafsunya, maka seseorang bisa mencapai ketenangan dalam hidup.
Sebaliknya jika seseorang tidak bisa menguasai hawa nafsunya, terutama hawa nafsu yang bersifat buruk maka akan mendapatkan kesengsaraan dalam hidup.
Dalam kepercayaan umat Hindu, ada tiga hawa nafsu yang harus dikendalikan yaitu Kala Amangkurat atau nafsu ingin berkuasa, Kala Dungulan yaitu nafsu ingin merebut milik orang lain, dan Kala Galungan yaitu nafsu ingin selalu menang dengan melakukan segala cara.
Dalam perayaan Hari Raya Galungan, umat Hindu akan melakukan beberapa rangkaian upacara dan juga kegiatan. Biasanya perayaan Hari Raya Galungan akan diawali dengan pelaksanaan tumpek wariga.
Setelah melakukan prosesi Tumpek Wariga, kemudian rangkaian acara akan dilanjutkan dengan sugihan Jawa dan sugihan Bali. Kemudian dilanjutkan dengan Hari Penyekeban, Hari Penyajan, Hari Penampahan, dan Hari Raya Galungan.
Baca juga: Makna Hari Penampahan Galungan bagi Umat Hindu
Setelah prosesi Hari Raya Galungan masih akan dilanjutkan yaitu dengan prosesi Hari Umanis Galungan, Hari Pemaridan Guru, Ulihan, hari Pemacekan Agung, Hari Kuningan dan terakhir adalah Hari Pegat Wakan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Hari Raya Galungan memperingati kemenangan kebaikan melawan keburukan dan penciptaan alam semesta. (WWN)
