Tukar Menukar Barang sebelum Ditemukannya Uang

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tukar menukar barang disebut barter, sebagai cara memenuhi kebutuhan manusia sebelum ditemukannya uang. Sejarah kegiatan ini juga menjadi cikal bakal perdagangan.
Saat ini, perdagangan dilakukan dengan tukar menukar barang dengan uang. Hal ini disebabkan oleh adanya kelemahan dari tukar menukar barang.
Tukar Menukar Barang disebut Barter, Ini Kelemahannya!
Tukar menukar barang disebut barter. Pengertian barter adalah tukar menukar barang secara langsung antara dua pihak yang memiliki komoditas. Misalnya, seorang petani yang menghasilkan beras, dan ingin juga menyantap ikan laut dalam menu makanannya.
Sementara itu, tetangganya seorang nelayan merasa bahwa bersantap tanpa ditemani nasi terasa tidak lengkap. Untuk dapat memenuhi keinginan masing masing, keduanya bisa melakukan pertukaran antara ikan dengan beras.
Sistem barter memiliki beberapa kelemahan. Diambil dari buku Seri Panduan Belajar Dan Evaluasi Ekonomi SMP/MTs Kelas IX, Luvy Sofiah (2002:2), 3 kelemahannya adalah sebagai berikut:
Setiap orang yang ingin melakukan barter harus memiliki kecocokan antara barang yang dimiliki, dengan yang dibutuhkan oleh orang lain, begitu pun sebaliknya.
Semakin banyak barang yang dihasilkan dalam perekonomian, maka semakin banyak harga antarkomoditas yang harus diingat.
Transaksi harus dilakukan pada saat itu juga. Jika seorang petani mendapatkan ikan dari nelayan, maka si nelayan harus mendapatkan beras saat itu juga sebagai ganti ikan yang diberikannya.
Setelah uang ditemukan, pembelian dilakukan dengan tukar menukar antara penjual yang memiliki barang dan pembeli yang memiliki uang.
2 Fungsi Uang dalam Penggunaannya
Fungsi uang dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. Fungsi Asli
Uang sebagai alat tukar. Dengan adanya uang, orang-orang cukup menukarkan barang yang dihasilkannya dengan uang.
Uang sebagai satuan hitung. Apabila tidak ada satuan hitung seperti uang, dapat dibayangkan bagaimana sulitnya melakukan penilaian terhadap suatu barang.
2. Fungsi Turunan
Alat pembayaran yang sah. Setiap negara memiliki mata uang masing-masing yang diakui sebagai alat pembayaran yang sah.
Sebagai alat penyimpan nilai atau kekayaan.
Sebagar pemindah kekayaan dalam bentuk aset.
Sebagai standar pembayaran di masa mendatang.
Baca juga: Apa Syarat Terjadinya Pertukaran Barang Kebutuhan, Kelebihan, dan Kekurangan
Sebelum uang ditemukan, tukar menukar barang disebut barter. Kekurangan barter, yaitu kesulitan menukar barang yang sesuai dengan keinginan pihak lain.(DK)
