Konten dari Pengguna

Tulisan Aksara Bali Om Swastiastu Lengkap dengan Maknanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tulisan Aksara Bali Om Swastiastu, Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Tulisan Aksara Bali Om Swastiastu, Foto: Pixabay

Om Swastyastu atau yang lebih sering diucapkan dengan Om Swastiastu adalah salam lintas agama yang diucapkan oleh dan kepada umat Hindu. Kamu mungkin sudah sering mendengar salam tersebut di berbagai pidato. Namun, tahukah kamu akan makna dan tulisan aksara Bali Om Swastiastu yang benar?

Tulisan Aksara Bali Om Swastiastu

Melansir situs resmi Kemdikbud, penulisan alfabet yang benar dari salam lintas agama Hindu ini adalah Om Swastyastu, bukan Om Swastiastu.

Jika kamu sedang berkunjung ke Bali dan ada yang menyapamu dengan Om Swastyastu, maka kamu bisa membalasnya dengan Om Swastyastu juga. Karena Om Swastyastu ini pada dasarnya merupakan salam dari Hindu Indonesia, yang juga umum digunakan di seluruh tanah Bali tanpa memedulikan agama dari orang yang mengucapkannya.

Berbeda lagi jika kamu berkunjung ke India. Hindu India menggunakan kata Namaste sebagai salam kepada satu sama lain.

Nah tulisan aksara Balinya adalah sebagai berikut:

Tulisan Aksara Bali Om Swastiastu, Foto: Kemdikbud

Makna Om Swastyastu

Makna Aksara Bali Om Swastiastu, Foto: Pixabay

Berasal dari bahasa Sansekerta, Om Swastyastu merupakan penggabungan dari 3 kata, yaitu: Om, swasti, dan astu.

Kata Om berasal dari Tri Aksara, yakni: Ang, Ung, dan Mang (AUM), yang lalu dijadikan sebagai pranawa Om.

Om adalah istilah yang sangat sakral dan dipakai untuk menyebut Tuhan yang Maha Esa. Kitab Bhagawad Gita menuliskan kata Om sebagai simbol untuk memanjatkan doa kepada Tuhan. Oleh karena itu, dengan mengucapkan Om sepenuh hati, kita memanjatkan doa sepenuh hati kepada Tuhan yang Maha Esa.

Setelah mengucapkan kata, Om, kita akan mengucapkan kata Swasti. Nah, kata Swasti juga diambil dari bahasa Sansekerta, yang berarti swasselamat, sejahtera, atau bahagia. Dari kata inilah, kemudian muncul istilah Swastika, yang menjadi simbol dari agama Hindu secara universal.

Kata Swastika ini mempunyai makna sebagai keadaan bahagia atau keselamatan abadi. Jadi, kata ini mencerminkan tujuan seseorang memeluk agama Hindu. Simbol Swastika adalah visualisasi dari dinamika kehidupan alam semesta yang akan memberikan kebahagiaan abadi.

Secara keseluruhan, kata Swastyastu berasal dari penggabungan 3 kata, yaitu: Su (baik), asti (ada), dan astu (semoga). Proses sandhi di dalam tata bahasa Sanskerta membuat penulisannya berubah menjadi Svastyastu atau Swastyastu.

Untuk menyeragamkan penulisan salam ini di bahasa Indonesia, maka Swastyastu digunakan untuk salam umum. Sedangkan kata Svastyastu digunakan untuk keperluan penulisan akademis, karena bahasa Sansekerta tidak ada huruf W.

Jadi, tulisan aksara Bali Om Swastiastu yang benar seperti di atas dan tulisan alfabetnya yang benar adalah Om Swastyastu. (BRP)