Tulisan Alhamdulillah Arab yang Benar dan Keutamaan Mengucapkannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sudah sepantasnya seorang Muslim untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT yang telah berikan, misalnya dengan mengucapkan allhamdulillah. Walaupun dianjurkan untuk banyak mengamalkan ucapan yang satu ini, namun beberapa umat Muslim masih belum mengetahui tulisan alhamdulillah Arab yang benar dan keutamaan jika seseorang sering mengucapkannya.
Tulisan Alhamdulillah Arab
Bukan tanpa alasan Allah SWT memerintahkan umatnya untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Luqman ayat 12 yang artinya,
“Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”
Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam Akidah Akhlak karya Drs. H. Thoyib Sah Saputra, M.Pd. dan Drs. H. Wahyudin, M,Pd. (2014), terdapat tiga cara untuk mensyukuri nikmat-nikmat Allah, yaitu:
Bersyukur dengan hati, yaitu mengakui dan menyadari bahwa nikmat yang diperoleh berasal dari Allah SWT.
Bersyukur dengan lisan, yaitu mengungkapkan rasa syukur dengan mengucap Alhamdulillah.
Bersyukur dengan perbuatan, yaitu melakukan amal perbuatan yang baik sesuai tuntunan agama.
Salah satu bentuk syukur manusia kepada Sang Pencipta adalah dengan mengucapkan alhamdulillah.
Alhamdulillah merupakan kata yang sering diucapkan untuk memuji kebesaran Allah SWT atas nikmat-nikmat yang telah diberikan. Selain itu, umat Muslim juga membaca kalimat tahmid sebagai bacaan dzikir setalah shalat lima waktu.
Agar lebih sempurna dalam mengucapkan kalimat tahmid ini, ada baikya mengetahui penulisan dalam bahasa Arab. Adapun tulisan alhamdulillah secara benar yaitu:
اَلْحَمْدُ للَّهِ
Artinya, “Segala puji bagi Allah”
Kalimat alhamdulillah berasal dari Surat Al Fatihah ayat, yakni
اَلْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ
Alhamdulillahi rabbil 'alamin.
Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
Keutamaan Alhamdulillah
Sebagai amalan yang perintahkan Allah SWT perintahan untuk umat-Nya, mengucapkan alhamdulillah memiliki banyak keutamaan. Sebagaimana yang dikutip dari buku Keliling Cinta Halaqah Dakwah karya Ersi Kumala Sari (2021: 11) yakni,
1. Ditambahkan Nikmat
Mengucapkan alhamudlillah sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat-nikmat yang talah diberikan merupakan bentuk pujian seorang hamba kepada Sang Pencipta. Maka Allah akan membalasnya dengan menambahkan nikmat-Nya. Sebagaimana dalam Al-Quran dalam Surat Ibrahim ayat 7 yang artinya,
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
2. Doa Terbaik
Selain sebagai bentuk syukur, ternyata mengucapkan alhamdulillah merupakan salah satu doa terbaik di sisi Allah SWT. Seperti yang dijelaskan Jabir bin Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
"Sebaik-baik zikir adalah kalimat 'laa ilaaha illallah' dan sebaik-baik doa adalah 'alhamdulillah.' (HR. Tirmidzi, An-Nasa'i, dan Ibnu Majah)
3. Terhindar dari Siksa Allah
Allah yang Maha Penyayang tidak akan menyiksa hamba-Nya apabila mereka banyak bersyukur atas nikmat yang telah didapatkan. Sebagaimana firman Allah dalam Surat An Nisa ayat 147 yang artinya,
“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.”
Setelah mengetahui bagaimana tulisan alhamdulillah dalam bahasa Arab dan keutamaan di dalamnya, sangat disayangkan apabila sampai meninggalkan amalan yang mudah diucapkan namun memiliki banyak keutamaan yang satu ini. (MZM)
