Konten dari Pengguna

Tulisan Arab Ala Bidzikrillahi Tathmainnul Qulub dan Artinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi laki-laki mendekatkan diri kepad Allah Swt. Foto: unsplash.com/imadalassiry
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laki-laki mendekatkan diri kepad Allah Swt. Foto: unsplash.com/imadalassiry

Ala bidzikrillahi tathmainnul qulub merupakan potongan ayat dalam Alquran yang berisikan perintah kepada manusia untuk selalu mengingat Allah Swt. Berikut adalah tulisan Arab ala bidzikrillahi tathmainnul qulub serta artinya.

Tulisan Arab Arab Ala Bidzikrillahi Tathmainnul Qulub dan Artinya

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, manusia sering disibukan dengan berbagai aktivitas hingga melupakan fitrahnya sebagai makhluk ciptaan Allah Swt. Sehingga, hati penuh dengan noda hitam hingga cahaya kebenaran telah menutupinya.

Hingga hidupnya tidak lagi bahagia, walaupun ia bergelimang harta. Dengan harta yang begitu besarnya, ia bukan merasa bersyukur namun merasa kurang atas apa yang telah dimiliki.

Rasulullah Saw. memberikan sebuah nasehat kepada sahabat Abu Dzar,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata padaku, “Wahai Abu Dzar, apakah engkau memandang bahwa banyaknya harta itulah yang disebut kaya?” “Betul,” jawab Abu Dzar. Beliau bertanya lagi, “Apakah engkau memandang bahwa sedikitnya harta itu berarti fakir?” “Betul,” Abu Dzar menjawab dengan jawaban serupa. Lantas beliau pun bersabda, “Sesungguhnya yang namanya kaya adalah kayanya hati. Sedangkan fakir adalah fakirnya hati.” (HR. Ibnu Hibban)

Ilustrasi laki-laki berdzikir kepada Allah Swt. Foto:unsplash.com/imadalassiry

Salah satu cara agar hati selalu kaya adalah dengan selalu mengingat Allah Swt., seperti dalam Surat Ar-Rad ayat 28. Adapun tulisan Surat Ar-Rad ayat 28 dalam bahasa Arab yakni:

أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

Artinya, “Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.”

Dikutip dari buku Akhlakku Keindahan Hidupku karya Bagus Gunawan S. (2021:30), dalam ayat tersebut menjelaskan bahwa hati orang akan tentram dengan menyebut nama Allah. jika hatinya tenang, maka kebahagiaan pun akan terasa lebih nikmat. Seindah-indahnya kebahagiaan adalah dekat dengan Allah Swt.

Salah satu cara untuk mengingat kepada Allah Swt. adalah dengan banyak berdzikir. Dengan dzikir, manusia dapat istirahat dari hiruk pikuk dunia. Dengan begitu, hati serta pikirannya akan damai dan tentram.

Bukan hanya hati dan pikiran saja yang damai dan tentram, namun pahala juga akan mengalir. Pada akhirnya, bukan hanya kenikmatan dunia yang ia dapatkan, akan tetapi kenikmatan di akhirat kelak akan ia rasakan. (MZM)