Tulisan dan Arti Masya Allah untuk Diketahui Umat Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam percakapan sehari-hari, umat Muslim biasa mendengar dan mengucapkan Masya Allah. Namun, apakah kita mengetahui apa arti ucapan tersebut? Dalam artikel berikut ini kita akan menyimak arti Masya Allah yang harus diketahui umat Muslim.
Tulisan Masya Allah
Sebelum memahami penjelasan arti Masya Allah, kita akan menyimak penulisan Masya Allah dalam tulisan Arab, yaitu:
مَاشَآءَاللّهُ
(Masya Allah).
Arti dan Pengertian Masya Allah
Menurut buku Kamus Kata-Kata Serapan Asing Dalam Bahasa Indonesia oleh Yus Badudu (2003:219), Masya Allah memiliki pengertian sebenarnya adalah apa yang dikehendaki Allah bisa terjadi, yang biasa diucapkan orang bisa merasa heran dan takjub akan sesuatu yang dianggap luar biasa.
Arti Masya Allah terkandung dalam Surat Al Kahfi ayat 39 yang memiliki arti sebagai berikut:
"Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu "maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan."
Fungsi dan Manfaat Mengucapkan Masya Allah dalam Kehidupan
Menurut buku Akidah Akhlak untuk Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah oleh Ahmad Kusaeri (2008: 3-6), fungsi pokok kalimat Tayibah Masya Allah adalah kalimat kekaguman (takjub), yaitu perasaan yang muncul saat seseorang menyaksikan sesuatu yang merupakan bukti kekuasaan Allah SWT. Sesuatu itu bisa berupa benda (materi) atau kejadian (non-materi).
Sedangkan beberapa manfaat kalimat Tayibah Masya Allah, antara lain sebagai berikut:
Menyempurnakan Ikhtiar
Manusia hanya wajib berikhtiar (berusaha), masalah hasil Allah yang menentukan.
Bertawakal
Setelah menyelesaikan semua ikhtiar atau usaha secara maksimal, kita serahkan segala persoalannya kepada Allah SWT.
Sabar
Apabila hasil dari usaha kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, maka kita harus bersabar.
Tawadu atau Rendah Hati
Dengan mengingat kebesaran Allah, kita tidak akan mudah terpedaya oleh sesuatu yang mengherankan atau membuat kita takjub. Kita seringkali terpana akan kehebatan sesuatu, namun kita lupa bahwa itu semua terjadi karena kehendak Allah. Dengan memiliki sifat Tawadu, maka kita akan dapat bersikap rendah hati. Kekayaan atau jabatan tidak akan membuat kita sombong.
Qana'ah atau Merasa Cukup
Orang yang menyadari bahwa semua yang terjadi adalah menurut kehendak-Nya akan merasa cukup dengan apa yang telah Allah berikan kepadanya.
Itulah ulasan mengenai tulisan arti Masya Allah untuk diketahui umat Muslim. Semoga dapat menambah wawasan anda. (IND)
