Tulisan Subhanallah Arab dan Latin serta Keutamaan Mengucapkannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap muslim dianjurkan untuk membaca dzikir sebagai salah satu amalan sunnah yang sering dilakukan oleh Rasulullah SAW. Salah satu dzikir yang bisa dibaca adalah dzikir kalimat subhanallah. Tulisan subhanallah Arab dan latin pasti sering Anda temukan sehingga sudah tidak asing lagi. Berdzikir memang mempunyai banyak manfaat. Allah SWT berfirman dalam Surat Ar-Ra’du ayat 28 yang berbunyi sebagai berikut.
لَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Artinya, “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
Tulisan Subhanallah Arab dan Latinnya
Berikut adalah tulisan subhanallah Arab dan latin yang perlu Anda ketahui.
سُبْحَانَ اللّهُ
Subhanallah
Artinya, “Maha suci Allah.”
Dzikir ini bisa Anda baca setiap selesai sholat. Namun, Anda juga dapat melafazkannya kapan saja dan dimana saja.
Keutamaan Mengucapkan Dzikir Subhanallah
Dikutip dari buku Jembatan Kata: Seluk Beluk Penerjemahan Arab-Indonesia karya Moch. Syarif Hidayatullah (20017:60), berikut adalah beberapa keutamaan dzikir subhanallah jika diamalkan secara rutin.
1. Disukai oleh Allah SWT
Dalam HR. Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Ada empat ucapan yang paling disukai oleh Allah: subhanallah, alhamdulullah, laa ilaaha illallah, dan allahu akbar. Tidak berdosa bagimu dengan mana saja kamu memulai.”
2. Akan Dihapus Dosa-Dosanya
Dalam HR. Ahmad, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang di muka bumi ini mengucapkan: laa ilaha illallah, wallahu akbar, subhanallah, wal hamdulillah, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah, melainkan dosa-dosanya akan dihapus walaupun sebanyak buih di lautan.”
3. Mendapat Pahala yang Setara dengan Membebaskan Seratus Budak
Ummi Hani’ binti Abu Thalib berkata dalam HR. Ahmad, yakni “Rasululullah SAW meleawatiku pada suatu hari, lalu saya berkata kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah, saya sudah tua dan lemah, maka perintahkanlah kepadaku dengan amalan yang bisa saya lakukan dengan duduk.’ Beliau bersabda: ‘Bertasbihlah kepada Allah seratus kali, karena itu sama dengan kamu membebaskan setaus budak dari keturunan Isma’il.”
(Anne)
