Konten dari Pengguna

Tulisan yang Benar Matur Nuwun atau Matur Suwun dalam Bahasa Jawa?

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Terima Kasih. Sumber: Pexels.com/Cytonn Photography
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Terima Kasih. Sumber: Pexels.com/Cytonn Photography

Matur nuwun atau matur suwun merupakan tulisan yang mengungkapkan terima kasih dalam bahasa Jawa. Namun, kedua kata ini terkadang membuat mereka yang baru belajar bahasa Jawa kebingungan bahkan khawatir keliru.

Kekhawatiran tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, bahasa Jawa memiliki tingkatan, antara lain:

  • Bahasa Ngoko Lugu

  • Bahasa Ngoko Alus

  • Bahasa Krama Lugu

  • Bahasa Krama Inggil

Keempat tingkatan bahasa Jawa tersebut menunjukkan kesopanan dan tingkatan usia yang menyesuaikan dengan lawan bicara. Oleh sebab itu, banyak dari mereka yang baru mempelajari bahasa Jawa akan lebih hati-hati dalam memilih dan menuliskan kata-kata.

Ilustrasi Kata-kata. Sumber: Pexels.com/Skitterphoto

Jadi, Mana yang Benar Matur Nuwun atau Matur Suwun?

Nadya Wijanarko (2019) dalam buku yang berjudul Perjalanan Dinas: Loka Media mengungkapkan bahwa ucapan terima kasih matur nuwun atau matur suwun dalam bahasa Jawa Krama Alus memang kerap tertukar. Pasalnya, dua kalimat ini memiliki makna yang berbeda, tapi nyaris terdengar sama.

Kata matur dalam bahasa Jawa artinya adalah ucapan. Kemudian, kata nuwun artinya adalah terima kasih dan memiliki kaitan dengan penghormatan atau penghargaan. Jadi, kata matur nuwun memiliki makna ucapan terima kasih.

Lain halnya dengan nuwun, suwun memiliki arti permintaan. Jadi, matur suwun memiliki makna mengucapkan pinta.

Setelah menyimak uraian di atas, menurut kamu mana yang lebih tepat untuk mengucapkan terima kasih? Matur nuwun atau matur suwun?

Yups! Jawabannya adalah matur nuwun. Namun, matur suwun juga boleh saja diucapkan dengan catatan kita sedang berbicara dengan orang yang seumuran atau orang yang lebih muda.

3 Contoh Kata Bahasa Jawa Ngoko dan Krama

Supaya semakin tahu tentang perbedaan bahasa Jawa Ngoko dan Krama. Berikut adalah tiga contoh kata bahasa Jawa Ngoko dan Krama yang dapat disimak.

  1. Maaf dalam bahasa Jawa Ngoko adalah ngapura, sedangkan dalam bahasa Jawa Krama adalah pangapunten atau sering juga disingkat ngapunten.

  2. Tidak dalam bahasa Jawa Ngoko adalah ora, sedangkan dalam bahasa Jawa Krama adalah Mboten.

  3. Permisi dalam bahasa Jawa Ngoko adalah amit, sedangkan dalam bahasa Jawa krama adalah nuwun sewu atau kulo nuwun.

Sekian uraian tentang tulisan yang benar antara matur nuwun atau matur suwun kali ini. Selamat belajar bahasa Jawa. Kalau sudah mahir bahasa Jawa, bahasa daerah apa lagi yang ingin kamu pelajari? (AA)