Tunjukkan Empati dan Adab Takziah dengan Kirim Doa untuk Orang Meninggal

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat mendengar kabar duka, Anda bisa menunjukkan empati dengan hadir takziah dan kirim doa untuk orang meninggal. Hal ini yang akan dibutuhkan si mayit dalam perjalanan barunya menuju alam barzah. Dalam buku terjemahan Imam Nawawi yang di-translate Ulin Nuha berjudul Kitab Induk Doa dan Dzikir (Mutiara Media: 2018) diterangkan beberapa hal tentang adab takziyah dan mengirim doa untuk jenazah.
Adab dalam Takziah
Terdapat beberapa adab yang perlu dilakukan ketika sedang menghadiri rumah duka yang baru saja ditinggal pergi.
Disunnahkan untuk bertanya tentang sebab musabab si mayi sebelum meninggal. Hal ini menunjukkan empati dan kepedulian
Menyolatkan jenazah lebih utama dan bernilai pahala
Tidak membicarakan aib atau keburukan si mayit semasa hidupnya
Mendoakan jenazah agar dilapangkan kuburnya
Mendoakan keluarga yang telah ditinggalkan oleh si mayit
Anjuran Doa yang Bisa Dilafalkan saat Takziyah
Anda bisa membaca doa berikut ini ketika mendengar ada seseorang yang meninggal dunia.
“Allahummaghfir lii wa lahuu wa ‘aqibnii minhu ‘uqba hasanata.” Artinya, Ya Allah ampunilah diriku dan dia, dan anugerahkanlah akhir yang baik kepadaku dan kepadanya.
Anda bisa menenangkan keluarga si mayit dengan melafalkan doa berikut ini.
“Innalillahi wa inna ilihi raajiun, Allahumma ‘indaka mushiibati fa’jurnii fiiha wa abdilnii bihaa khairan minha.” Artinya, “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, hanya kepada Engkau aku memohon pahala, maka berikanlah pahala dalam musibah ini. Dan gantikanlah dengan sesuatu yang lebih baik dari itu.
Takziyah merupakan salah satu cara untuk memberikan penghiburan kepada keluarga si mayit. Yakni dengan meringankan bebannya, serta membuatnya lupa akan musibah yang sedang menghampiri. Lebih dianjurkan bila datang sebelum jenazah dikebumikan.
Upaya untuk takziyah dan kirim doa untuk orang meninggal dapat menjadi salah satu cara menunjukkan empati Anda kepada keluarga yang ditinggalkan. Anda juga bisa terus memberikan support lahir dan batin kepada keluarga dalam bentuk penguatan dan memenuhi kebutuhannya. Misal membelikan makan atau lainnya. Hal ini juga menjadi salah satu bentuk perhatian yang berharga untuk keluarga si mayit.(ANG)
