UKM: Pengertian, Jenis Usaha, Kekurangan dan Kelebihannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang dimaksud dengan UKM? Soal ini menjadi bagian dari tugas ilmu Ekonomi untuk siswa kelas 9.
UKM atau Usaha Kecil Menengah adalah salah satu bagian penting dari perekonomian negara. UKM memiliki peranan besar dalam lajunya perekonomian masyarakat.
Apa yang Dimaksud dengan UKM? Ini Jawabannya
UKM termasuk dalam kegiatan usaha yang mendukung pendapatan negara. Dikutip dari buku Rahasia Cepat Menguasai Laporan Keuangan, Ferra Pujiyanti (2015:67), berikut adalah jawaban untuk soal apa yang dimaksud dengan UKM.
Pengertian UKM adalah kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil, dengan bidang yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil, dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.
UKM adalah bidang usaha yang memiliki kriteria sebagai berikut.
Kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000, sampai dengan paling banyak Rp500,000.000, dan tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha.
Memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp300.000.000, sampai dengan paling banyak Rp2.500.000.000.
3 Jenis Usaha UKM
Ada 3 jenis usaha yang bisa dilakukan oleh UKM untuk menghasilkan laba, yaitu
Usaha manufaktur, yaitu usaha yang mengubah bahan dasar menjadi produk yang bisa dijual kepada konsumen.
Usaha dagang adalah usaha yang menjual produk kepada konsumen.
Usaha jasa merupakan usaha yang memberikan layanan, bukan menghasilkan produk atau barang untuk konsumen.
Kekurangan dan Kelebihan UKM
Terdapat kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh UKM, antara lain sebagai berikut.
1. Kekurangan UKM
Kesulitan pemasaran. Masalah pemasaran yang umum dihadapi UKM adalah tekanan persaingan.
Keterbatasan finansial. Dua masalah utama dalam aspek finansial, yaitu modal (baik modal awal maupun modal kerja), dan finansial jangka panjang untuk investasi.
Keterbatasan SDM, terutama dalam aspek kewirausahaan, manajemen, teknik produksi, pengembangan produk, kontrol kualitas, teknik pemasaran, dan penelitian pasar.
Masalah bahan baku. Keterbatasan bahan baku juga sering menjadi salah satu masalah serius bagi UKM.
Keterbatasan teknologi. UKM di Indonesia umumnya masih menggunakan teknologi tradisional yang bersifat manual.
2. Kelebihan UKM
Inovasi dalam teknologi yang dengan mudah terjadi dalam pengembangan produk.
Hubungan kemanusian yang akrab di dalam perusahaan kecil.
Fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap kondisi pasar.
Terdapat dinamisme manajerial dan peranan kewirausahaan.
Baca juga: Pengertian dan Contoh UKM di Desa dengan Modal Kecil
Apa yang dimaksud dengan UKM? UKM adalah salah satu motor penggerak perekonomian negara, yang menyumbang sekitar 60% dari PDB (Product Domestic Bruto). (DK)
