Konten dari Pengguna

Ulasan mengenai Pengertian dan Ciri-Ciri Pantun

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri-Ciri Pantun. (Foto: Andreas160578 by https://pixabay.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri-Ciri Pantun. (Foto: Andreas160578 by https://pixabay.com)

Apakah kamu pernah membaca atau menulis sebuah pantun? Pantun merupakan salah satu bentuk puisi lama Indonesia. Adapun pantun memiliki kaidah penulisan atau syarat penulisan tersebut. Dalam membaca sebuah pantun, terdapat syarat atau ciri-ciri pantun yang penting untuk kamu perhatikan terlebih dahulu. Ciri-ciri yang dimaksud dengan adalah berkaitan dengan jumlah baris dalam setiap bait, jumlah suku kata dalam setiap baris, persajakan tiap akhir baris, dan fungsi tiap baris dalam pantun tersebut. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai jawaban dari “tuliskan ciri-ciri pantun”.

Penjelasan Pantun Secara Lengkap

Ilustrasi Ciri-Ciri Pantun. (Foto: mzmatuszewski0 by https://pixabay.com)

Pengertian pantun adalah salah satu bentuk puisi lama. Karya sastra ini memiliki bentuk empat baris per bait, yang mana setiap bait mengandung curahan hati yang lengkap. Artinya, bisa saja pantun dianggap sudah selesai meskipun hanya satu bait. Jika berbait-bait, antar bait satu dengan yang lainnya tidak harus berhubungan isinya.

Lalu, apa jawaban 'tuliskan ciri-ciri pantun'? Dikutip dari buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA & MA Kelas X yang ditulis oleh Asul Wiyanto (2013: 14), berikut adalah ciri-ciri pantun yang dapat kamu temukan ketika membacanya:

  • Tiap bait terdiri dari empat baris.

  • Tiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata (4 atau 5 kata).

  • Rimanya berumus a-b-a-b.

  • Baris pertama dan kedua merupakan sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi pantun.

Agar lebih jelas, berikut adalah contoh pantun yang lebih jelas:

Bukan kuda sembarang kuda

Tapi kuda dari Sumbawa

Bukan pemuda-sembarang pemuda

Tapi pemuda yang giat bekerja

Kalau kita menanam kangkung

Tentu ditanam di dekat lumbung

Kalau kita rajin menabung

Tentu kita sangat beruntung

Setelah menulis sebuah pantun, kamu diharapkan juga dapat memahami pengertian dan ciri-ciri karya sastra tersebut. Penulisan bait pantun juga mengandung curahan hati penulisnya, yang mana hal tersebut dapat dibaca dan direnungkan oleh pembacanya.

Demikian penjelasan mengenai pengertian dan kunci jawaban 'tuliskan ciri-ciri pantun'. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan kamu! (CHL)