Ulasan tentang Konsep Terbentuknya Suatu Bangsa Menurut Ernest Renan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia adalah makhluk tuhan yang paling sempurna. Meski begitu, manusia tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain dalam menjalani kehidupanya. Bahkan, sejak masa prasejarah hingga saat ini, manusia selalu hidup secara berkelompok. Maka dari itu terbentuklah negara yang didirikan dengan mencapai tujuan yang sama dan membentuk sebuah bangsa. Para ahli menjelaskan berbagai konsep terbentuknya bangsa. Misalnya saja, menurut Ernets Renan, bangsa terjadi karena adanya persatuan nasib. Untuk mengetahui lebih jelasnya, simak penjelasan di bawah ini.
Ulasan tentang Konsep Terbentuknya Sebuah Bangsa Menurut Ernest Renan
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bangsa adalah kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri.
Sedangkan dikutip dari buku Pengantar Ilmu Politik: Suatu Dasar Bagi Pemula karya Yusa Djuyandi, S.IP., M.Si. (2017:97), menurut seorang filsuf sekaligus sejarawan asal Prancis, Ernest Renan mennjelaskan bahwa sebuah bangsa terbentuk dari kehendak untuk bersatu. Ia menyebutnya dengan Le désir d'etre ensemble atau terbentuknya bangsa kaena adanya keinginan untuk hidup bersama dengan perasaan setia kawan yang didorong oleh adanya persamaan sejarah, nasib, dan cita-cita.
Faktor Pembentukan Sebuah Bangsa
Terdapat banyak sekali faktor yang mempengatuhi terbentuknya sebuah bangsa. Namun secara identitasnya, faktor dari pembentukan bangsa terdiri dari lima hal, yaitu:
Memiliki pandangan dan memegang teguh kekerabatam ras, daerah, adat istiadat, hingga bahasa.
Menganut sebuah keyakinan yang sama.
Terpilihnya pemimpin yang dapat meraih cita-cita masyarakat
Persamaan sejarah dan membawa pada semangat solidaritas
Kebutuhan yang sama, baik sandang, pangan, papan, dan keburuhan lainnya.
Perbedaan antara Bangsa dan Negara
Banyak orang yang mengucapkan bangsa dan negara dalam satu kata. Akibatnya masyarakat mengira bahwa dua kata tersebut memiliki makna yang sama. Padahal, keduanya istilah tersebut cukup berbeda. Perbedaan antara bangsa dan negara di antaranya:
Unsur Pembentukan
Unsur pertama yang membedakan bangsa dan negara adalah unsur terbentunya. Sebuah bangsa berdiri melalui adanya kesamaan antara satu orang dengan lainnya. Sedangkan negara terbentuk karena sekelompok orang pada suatu wilayah yang diatur oleh sebuah pemerintahan.
Anggota
Perbedaan kedua antara bangsa dan negara adalah anggota yang ada di dalamnya. Secara umum, anggota dari sebuah bangsa terikat karena kesamaan namun tidak memiliki bukti tertulis. Di sisi lain, anggota negara harus memiliki bukti tertulis.
Sifat
Perbedaan ketiga dari bangsa dan negara terletak pada sifat. Jika sebuah bangsa umumnya akan memberikan kebebasan kepada setiap anggota tanpa ada ikatan tertentu. Sedangkan negara memiliki aturan yang jelas dan harus diikuti anggotannya. Jika peraturan tersebut di langgar, maka akan mendapatkan hukuman.
Demikianlah penjelasan tentang terbentuknya sebuah bangsa menurut Ernest Renan. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan terhadap peradaban manusia pada sebuah tempat.(MZM)
