Unsur-Unsur Drama Tari Menurut Kusnanto

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Unsur-unsur drama tari menurut Kusnanto terdiri dari beberapa macam. Setiap bagiannya penting untuk dipahami dan diaplikasikan saat tampil di panggung.
Seni drama tari atau sendratari merupakan salah satu kesenian yang unik. Diperlukan pemahaman yang detail terhadap kesenian ini agar dapat menampilkan performa drama dan tari yang berkualitas.
Unsur-Unsur Drama Tari menurut Kusnanto
Mengutip Buku Panduan Guru Seni Tari, Trianti & Dyah Indah (2021), unsur-unsur drama tari menurut Kusnanto terbagi menjadi dua, yakni unsur pementasan sendratari dan unsur pendukung tari. Adapun penjelasannya yakni sebagai berikut:
1. Unsur Pementasan Sendratari
Unsur pementasan sendratari terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya sebagai berikut:
a. Teks Cerita
Teks atau cerita adalah unsur penting dalam pertunjukan sendratari. Cerita yang sering dijadikan dalam sendratari yaitu Ramayana dan Mahabarata.
b. Tari
Tari merupakan bagian yang tidak bisa lepas dari sendratari. Melalui tarian, pesan atau dialog untuk penonton dapat diketahui.
c. Musik
Musik merupakan unsur penting yang dapat mendukung performa penari. Dengan iringan musik, penari dapat menari sesuai alur cerita yang dibacakan oleh dalang
d. Tandak
Tandak merupakan nyanyian yang dilakukan oleh dalang untuk mengawali dialog pada situasi tertentu. Artinya, tandak berguna untuk mempertegas isi cerita yang akan ditampilkan.
e. Sendon
Sendon merupakan nyanyian yang ditembangkan oleh juru sendon. Materi sendon umumnya berasal dari kutipan yang diambil dari geguritan.
2. Unsur Pendukung Sendratari
Selain unsur pementasan, ada pula unsur pendukung yang perlu dipraktikkan. Beberapa unsur tersebut antara lain:
a. Pentas/Setting Panggung
Pentas merupakan tempat yang digunakan untuk menampilkan sendratari. Pentas belum tentu berwujud panggung, namun dapat pula berwujud lapangan.
b. Tata Rias
Tata rias digolongkan menjadi beberapa jenis. Sebut saja rias karakter, rias fantasi, rias korektif, dan sebagainya. Tata rias adalah sarana yang berfungsi untuk mengomunikasikan makna atau isi dari lakon sendratari.
c. Tata Busana
Tata busana atau kostum adalah pakaian dan atribut yang dipakai oleh pemain dalam pentas sendratari. Pakaian untuk pentas terdiri dari pakaian sendiri dan pakaian-pakaian khusus untuk seorang.
Baca juga: Keunikan Gerak Tari Kreasi Dibandingkan Tari Tradisional
Itulah unsur-unsur drama tari menurut Kusnanto. Dengan memahami unsur-unsur tersebut, pemain dapat menampilkan performa drama dan tarian yang maksimal. (DLA)
